Profile Sekolah

Tahun lalu SDN Gentan 02 mendapatkan kejuraan sepak bola yang di selenggarakan oleh kecamatan Bendosari. Kejuaraan itu di ikuti oleh anak- anak dengan penuh semangat dan di dukung oleh guru dan wali murid secara aktif. Allahamdulillah SDN Gentan 02 mendapatkan Juara 2 dalam kejuaraan tersebut, dimana turnamen tersebut di ikuti 43 SD/ MI yang tersebar di seluruh kecamatan Bendosari.

Sholat Berjamaah

Di SDN Gentan 02 mungkin lain dari pada SD Negeri di wilayah Bendosari khusunya dan Sukoharjo umumnya. SDN Gentan 02 selain mempunya program tentang budhi pekrti dan pengetahuan juga tidak lupa dari segi keagamaam.

Pembelajaran Berbasis Tehnologi dan Informasi

Perkembangan tekhnologi di dunia ini semakin cepat. Seorang pendidikan di wajibkan mengikutu perkembangan tekhnologi pendidikan khusus nya dalam pengajaran.Manfaat menggunakan tehnologi pendidikan sangat banyak sekali

Pembelajaran Pendekatan Saintifik

Untuk meningkatkan prestasi siswa siswi banyak sekali pendekatan dan metode pembelajaran yang di gunakan. Salah satu pendekatan yang kami gunakan yaitu pendekatan Saintifik. Pembelajaran pendekatan Saintifik yaitu kegiatan yang dilakukan melalui proses mengamati, menanya, mencoba, mengasosiasi, dan mengomunikasikan.

Prestasi SDN Gentan 02 Bidang Olah Raga

Tahun lalu SDN Gentan 02 mendapatkan kejuraan sepak bola yang di selenggarakan oleh kecamatan Bendosari. Kejuaraan itu di ikuti oleh anak- anak dengan penuh semangat dan di dukung oleh guru dan wali murid secara aktif. Allahamdulillah SDN Gentan 02 mendapatkan Juara 2 dalam kejuaraan tersebut, dimana turnamen tersebut di ikuti 43 SD/ MI yang tersebar di seluruh kecamatan Bendosari.

Tampilkan postingan dengan label Kemerosotan Moral Anak. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kemerosotan Moral Anak. Tampilkan semua postingan

15 Mei 2014

KEMEROSOTAN MORAL ANAK SALAH SIAPA ?

KEMEROSOTAN MORAL ANAK SALAH SIAPA ?


Zemanta Related Posts ThumbnailKurikulum apapun yg diterapkan,pelatihan apapun yg diberikan akan percuma ketika system dan undang undang direpublik ini tidak berjalan..guru disekolah mengajarkan kelembutan selama 45 menit,.anak dirumah melihat sinetron atau film kekerasan selama 5 jam,.di sekolah guru menanamkan nilai kesopanan..dirumah dengan begitu mudah siswa menyaksikan ketidaksusilaan selama berjam jam...guru diperketat dngan undang guru dan dosen serta pp..sementara tingkah laku anak terlindungi oleh uu perlindungan anak. tingkat kemerosotan moral terbukti berasal dari media masa akibat unsur pendidikan tidak menjadi dasar dalam undang undang penyiaran...terlalu naif mentri pendidikan menyudutkan guru dalam hal ini bertindaklah responsible seperti jendral kopasus..bahwa "TIDAK ADA KOPRAL YANG SALAH MELAINKAN JENDRAL YANG SALAH"