Profile Sekolah

Tahun lalu SDN Gentan 02 mendapatkan kejuraan sepak bola yang di selenggarakan oleh kecamatan Bendosari. Kejuaraan itu di ikuti oleh anak- anak dengan penuh semangat dan di dukung oleh guru dan wali murid secara aktif. Allahamdulillah SDN Gentan 02 mendapatkan Juara 2 dalam kejuaraan tersebut, dimana turnamen tersebut di ikuti 43 SD/ MI yang tersebar di seluruh kecamatan Bendosari.

Sholat Berjamaah

Di SDN Gentan 02 mungkin lain dari pada SD Negeri di wilayah Bendosari khusunya dan Sukoharjo umumnya. SDN Gentan 02 selain mempunya program tentang budhi pekrti dan pengetahuan juga tidak lupa dari segi keagamaam.

Pembelajaran Berbasis Tehnologi dan Informasi

Perkembangan tekhnologi di dunia ini semakin cepat. Seorang pendidikan di wajibkan mengikutu perkembangan tekhnologi pendidikan khusus nya dalam pengajaran.Manfaat menggunakan tehnologi pendidikan sangat banyak sekali

Pembelajaran Pendekatan Saintifik

Untuk meningkatkan prestasi siswa siswi banyak sekali pendekatan dan metode pembelajaran yang di gunakan. Salah satu pendekatan yang kami gunakan yaitu pendekatan Saintifik. Pembelajaran pendekatan Saintifik yaitu kegiatan yang dilakukan melalui proses mengamati, menanya, mencoba, mengasosiasi, dan mengomunikasikan.

Prestasi SDN Gentan 02 Bidang Olah Raga

Tahun lalu SDN Gentan 02 mendapatkan kejuraan sepak bola yang di selenggarakan oleh kecamatan Bendosari. Kejuaraan itu di ikuti oleh anak- anak dengan penuh semangat dan di dukung oleh guru dan wali murid secara aktif. Allahamdulillah SDN Gentan 02 mendapatkan Juara 2 dalam kejuaraan tersebut, dimana turnamen tersebut di ikuti 43 SD/ MI yang tersebar di seluruh kecamatan Bendosari.

Tampilkan postingan dengan label Health. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Health. Tampilkan semua postingan

15 Mei 2014

Penilaian Korban

Penilaian Korban
APA YANG HARUS KITA LAKUKAN KETIKA MENEMUKAN KORBAN?
Tindakan penilaian korban terdiri dari :
1. Penilaian keadaan
Pada saat sampai di lokasi kejadian, hal yang pertama kali harus dilakukan
adalah menilai keadaan sekitar. Apakah aman atau tidak bagi dirinya. Jika
ragu lebih baik minta bantuan kepada orang dewasa.
INGAT !
Amankan Diri Sendiri Terlebih Dahulu,
Keselamatan Penolong Nomor 1
2. Penilaian dini
Langkah ini digunakan untuk menentukan korban karena penyakit atau
cedera. Pada penyakit sebaiknya minta bantuan orang lain.
Setelah itu langkah yang kita lakukan adalah sebagai berikut.
a.    Memeriksa Respon
Ada empat tingkatan respon korban, yaitu :
1. Awas
2. Suara
3. Nyeri
4. Tidak Respon
Dapat disingkat ASNT
selalu ingat
b.    Memastikan jalan napas terbuka dengan baik
Jika korban tidak respon, gunakanlah teknik
Tekan dahi angkat dagu (TDAD)
c.    Untuk menilai pernapasan
Setelah jalan napas berjalan dengan baik maka
penolong harus menilai pernapasan korban
dengan cara :
         Lihat
         Dengar
         Rasakan
Dapat disingkat LDR
d.    Menilai denyut nadi
Sebelum melakukannya, kita lihat dulu kondisi korban apakah sadar atau
tidak. Jika sadar, cara yang digunakan adalah dengan meraba nadi
pergelangan tangan (radial). Sedangkan bagi korban yang tidak sadar,
nadi yang diperiksa adalah di bagian leher (Carotis)
e.    Hubungi Bantuan
Usahakan untuk segera minta bantuan rujukan. Kita bisa meminta
bantuan kepada orang lain atau melakukannya sendiri. Misalnya dengan
telepon.
JANGAN LUPA!!!
Catat Nomor Telepon Penting Darurat di tempatmu...!!

3. Pemeriksaan Fisik
Tindakan ini melibatkan penglihatan, perabaan dan pendengaran.
Tanda apa saja yang perlu kita temukan saat melakukan pemeriksaan fisik???
1. Apakah ada bentuk pada bagian tubuh si korban?
2. Apakah ada terbuka (terlihat jelas) pada tubuh korban?
3. Apakah korban merasakan saat bagian tubuhnya kita raba atau
    tekan?
4. Apakah ada pada tubuh korban?
Agar lebih mudah mengingatnya, kita menyebut tanda-tanda tersebut
dengan isilah PLB/PLNB (perubahan bentuk luka bengkak / perubahan bentuk luka bengkak)
Untuk pemeriksaan lebih lanjut kondisi korban, perlu dilakukan pemeriksaan
yang lebih lengkap dari ujung kepala sampai ujung kaki.
1. Kepala
         Telinga
         Hidung
         Mata
         Mulut
2. Leher
3. Dada
4. Perut
5. Punggung
6. Panggul
7. Anggota gerak atas
dan bawah
pada pemeriksaan
anggota gerak
selain PLNB juga
lakukan pemeriksaan
gerakan, sensasi dan sirkulasi.

Alat Perlindungan Diri

Alat Perlindungan Diri (APD)
Yang perlu disiapkan
Sebagai pelaku PP, kita juga harus mengutamakan keselamatan diri sendiri. Jadi, kita memerlukan Alat Perlindungan Diri (APD).
APD itu adalah alat yang digunakan agar kita tidak tertular penyakit. Alat
perlindungan diri tidak perlu mahal.
Contohnya :
- Sarung tangan lateks
- Masker penolong
- Kacamata pelindung


Selain APD, dalam melakukan PP kita juga memerlukan beberapa peralatan.
Misalnya :
- Kasa Steril
- Pembalut gulung / perban
- Pembalut perekat / plester
- Gunting pembalut
- Bidai
- Pinset
- Senter
- Selimut
Kamu Harus Tau!
Darah dan semua cairan tubuh bisa menularkan penyakit
5
Dalam melakukan Pertolongan Pertama (PP), Kita juga harus tahu apa itu Anatomi dan Faal Dasar.
Tubuh manusia dilindungi oleh kulit dan diperkuat oleh rangka.
Umumnya tubuh manusia dibagi menjadi 5 bagian, yaitu :

Anatomi adalah ilmu urai tubuh. Yaitu ilmu yang mempelajari susunan
dan bentuk tubuh. Sedangkan ilmu faal yaitu ilmu yang mempelajari
fungsi bagian dari alat atau jaringan tubuh disebut Fisiologi.
BAGIAN-BAGIAN TUBUH MANUSIA
1.    Kepala
Terdiri dari : tengkorak, wajah dan rahang
 bawah

2.    Leher
3.    Batang Tubuh
Terdiri dari : dada, perut, punggung dan
panggul

4.    Anggota Gerak Atas
Terdiri dari : sendi bahu, lengan atas, siku,
lengan bawah, pergelangan tangan,tangan.

5.    Anggota Gerak Bawah
Terdiri dari : sendi panggul, tungkai atas
(paha), lutut, tungkai bawah, pergelangan
kaki, kaki.
6




TENTANG RONGGA
Selain pembagian tubuh, ternyata tubuh kita terdapat 5 (lima) buah rongga,
yaitu :
1. Rongga Tengkorak
Rongga ini berisi otak dan melindunginya.
2. Rongga Tulang Belakang
Berisi bumbung syaraf atau spinal cord
terbentuk dari rongga-rongga tulang
belakang menyatu membentuk suatu
kolom.
3. Rongga Dada
Sering juga disebut rongga toraks.
Dilindungi oleh tulang-tulang rusuk,
berisi jantung, paru-paru, pembuluh
darah besar, kerongkongan dan saluran
pernapasan.
4. Rongga Perut
Rongga ini terletak diantara rongga dada
dan rongga panggul. Dalam dunia medis
dikenal dengan istilah abdomen. Di dalam
rongga ini terdapat berbagai organ
pencernaan dan kelenjar seperti
lambung, usus, limpa, hati, empedu,
pangkreas dan lainnya.
5. Rongga Panggul
Rongga ini dibentuk oleh tulang tulang
panggul, berisi kandung kemih, sebagian
usus besar dan organ reproduksi dalam.
7
Seperti layaknya mesin, tubuh kita juga memiliki sistem yang bekerja di dalam
tubuh. Pada manusia sistem tubuh adalah susunan dari organ-organ yang
mempunyai fungsi tertentu. Dalam tubuh manusia ada banyak sistem,
diantaranya yang terpenting adalah:
1. Sistem pernapasan
2. Sistem peredaran darah
3. Sistem saraf
4. Sistem Otot
5. Sistem rangka
6. Sistem pencernaan
7. Sistem kemih
8. Sistem kelenjar buntu
9. Kulit
10. Panca indera
11. Sistem reproduksi

14 Mei 2014

Virus Mers

Facebook kabar berita dipos oleh: Sudah Tahukah Anda ?
------------------------
Sudah Tahukah Anda ? menulis:

ISU VIRUS MERS

Pesan dari ust Multazam dari Mekkah

Assalamualaikum Warahmatullah Wabarakatuh..

Ditujukan kepada Umat islam diseluruh penjuru dunia & yang berada di Indonesia pada khususnya yang mau Umrah atau Haji..

Mengenai isu (fitnah) virus mers yang katanya dari onta, itu sangat bertentangan dengan Al-Qur’an yang dengan jelas memberi tuntunan kepada kita.

إن جاءكم فاسق بنبأ فتبينوا

( jika datang kepada kalian orang fasik dgn membawa berita, maka memperjelaslah kalian (duduk permasalahan berita tadi).

Artinya, ” kita jangan mudah percaya”.

Onta adalah makhluq ALLAH ta’ala yang langka, yang bisa bertahan hidup dibawah terik matahari ditengah gurun sahara walau sengatan sinar matahari itu sampe diatas 50 Dc & bisa berjalan 70mil tanpa berhenti juga bisa bertahan tidak makan dan minum slama 3 hari 3 malam, Hewan ini pernah dikendarai Nabi Muhammad shallallahu ‘alayhi wasallam. Onta diabadikan dalam Alquran, Firman ALLAH ta’ala.

أفلا ينظرون إلى الإبل كيف خلقت..

(Tidakkah mereka memeperhatikan bagaimana unta itu diciptakan ..??).

Jika virus Mers memang berasal dari onta bagaimana dengan penggembala onta yang setiap saat hidup bersamanya ?? Kenapa bukan penggembala itu yg pertama kali kena ??

Isu ini bukan penanggulangan Virus, tetapi penggalangan dana yang sasarannya adalah jamaah umrah dan haji sebagaimana suntik miningitis… Kemana dananya ?? Bagaimana dengan mereka yang ibadah umrah & Haji tanpa disuntik miningitis ?? Matikah mereka ?? Atau sakitkah ??

لعنة الله على الكفار الذين يحاربون الإسلام. والمسلمين بأفواههم

Dilarang bagi semua muslim meyakini,membaca dan menyebarkan fitnah virus mers…

Harap kerjasamanya kepada seluruh umat islam menyebarkan berita ini sebagai bentuk perlawanan kita kepada mereka yang jelas-jelas memerangi umat islam… Semoga ALLAH ta’ala membalas niat jihad kita dengan ridha & ampunan. Aamiin.

Jenis Asma

Jenis  Asma


paru paruBerdasarkan tingkat kegawatan asma dapat dibagi menjadi 3 tingkat  yakni :




  1. Asma bronkrale


Yakni suatu bronkospasme yang sifatnya reversible dengan latar belakang alergik.




  1. Stakus asmatikus


Yakni suatu asma yang sukar disembuhkan dengan obat-obatan yang konvensional.




  1. Asmatikus emergency (Kedaruratan Asmatikus)


Yaitu asma yang dapat menyebabkan

Etiologi Asma

Penyebab asma menurut klasifikasi digolongkan sebagai berikut :




  1. Asma imunologik / alergi ekstrinsik


Penderita alergi terhadap beberapa bahan yang dihisap / ditelan.


Misal : debu, bulu binatang, bahan makanan tertentu dan lain-lain.




  1. Asma non imunologik / idiopatik intrinsic


Penderita saling mengalami infeksi persistem pada sinus para nasa tonsil / saluran pernafasan bagian atas.




  1. Asma campuran


Penderita asma diawali dengan alergi kemudian pada saat yang lain serangan di cetuskan oleh faktor lain (perubahan suhu, kelembaban, uap yang mengitari, asap, bau-bauan, stress emosional (Engram, B 1999 : 140).

Pegertian Asma

Definisi Asma


Asma adalah keadaan klinik yang ditandai oleh masa penyempitan bronkus roversibel, dipisahkan oleh masa dimana ventilasi mendekati keadaan normal. Perubahan jaringan pada asma tanpa komplikasi terbatas pada bronkus dan terdiri dari spasme otot polos, oedem mukosa dan hiper sekresi mucus kental (Price, 1995 : 149).


Sedangkan definisi lain asma adalah suatu penyakit dengan cirri meningkatnya respon trakea dan bronkus terhadap beberapa rangsangan dengan manifestasi adanya penyempitan jalan nafas yang luas dan derajat berubah-ubah baik secara spontan maupun sebagai hasil pengobatan.


(Amin, 1993 : 102)

3 Jan 2014

Pengumuman Pendaftaran PKHI TKHI 2014

PENGUMUMAN
PENERIMAAN
PETUGAS KESEHATAN HAJI INDONESIA
TAHUN 2014

KEMENTERIAN KESEHATAN RI MEMBUKA KESEMPATAN KEPADA TENAGA KESEHATAN DI SELURUH INDONESIA YANG BERAGAMA ISLAM, UNTUK MENJADI PETUGAS KESEHATAN HAJI INDONESIA(PKHI) TAHUN 2014

Persyaratan Umum :

1. Warga Negara Indonesia yang beragama Islam;
2. Pegawai Negeri (PNS/TNI/POLRI) atau pegawai tetap di Rumah Sakit/Klinik swasta;
3. Bagi pendaftar yang bekerja di Rumah Sakit/Klinik Swasta, melampirkan surat izin operasional Rumah Sakit/Klinik Swasta.
4. Memiliki kompetensi yang dibuktikan dengan Ijazah;
5. Berusia maksimal 55 tahun;
6. Berbadan sehat dan khusus wanita tidak dalam keadaan hamil, berdasarkan hasil medical check up.
7. Berpengalaman kerja sekurang-kurangnya 2 tahun pada tempat yang sama dan dibuktikan dengan SK penempatan atau SPMT, dan surat pernyataan pengalaman bekerja dari atasan langsung dan diketahui pimpinan instansi;
8. Mendapat persetujuan secara tertulis dari atasan langsung dan diketahui pimpinan instansi;
9. Mendapat persetujuan secara tertulis dari suami;
10. Pasangan Suami-istri tidak boleh mengajukan lamaran pada musim haji yang sama;
11. Bersedia tidak memahrami suami-istri, orang tua dan/atau mertua baik sebagai petugas maupun jamaah haji;
12. Bersedia ditempatkan dan ditugaskan sesuai kebutuhan operasional.
13. Tidak sedang terlibat dalam proses hukum.

Persyaratan Khusus :

A. TKHI KLOTER :

1. Dokter :

a. Memiliki Sertifikat kegawat daruratan medik (ATLS, ACLS, ATCLS, ALS, GELS)
b. Memiliki STR/SIP yang masih berlaku.
c. Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi

2. Perawat :

a. Perawat, dengan pendidikan minimal Sekolah Perawat Kesehatan (SPK)
b. Memiliki Sertifikat kegawat daruratan keperawatan (BTLS, BCLS, BTCLS, BLS, PPGD, Emergency Nursing)
c. Memiliki STR/SIP yang masih berlaku.
d. Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi

B.PPIH ARAB SAUDI BIDANG KESEHATAN :

1. Dokter/Dokter Gigi :

a. Memiliki STR/SIP yang masih berlaku.
b. Khusus Dokter Umum : Memiliki Sertifikat kegawat daruratan medik (ATLS, ACLS, ATCLS, ALS, GELS).
c. Khusus Dokter Umum, diutamakan bekerja di Unit IGD, ICU,ICCU
d. Dokter Gigi, diutamakan bekerja di Unit Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut.
e. Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi

2. Dokter Spesialis :

a. Memiliki STR/SIP yang masih berlaku.
b. Dokter Spesialis Penyakit Dalam, Spesialis Paru, Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah, Spesialis Saraf, Spesialis Kedokteran Jiwa, Spesialis Bedah dan Spesialis Anestesi.
c. Diutamakan bekerja di Unit Pelayanan Kesehatan.
d. Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi

3. Perawat :

a. Perawat, minimal pendidikan D3 Keperawatan
b. Memiliki STR/SIP yang masih berlaku.
c. Memiliki Sertifikat kegawat daruratan Keperawatan (BTLS, BCLS, BTCLS, BLS, PPGD, Emergency Nursing).
d. Diutamakan bekerja di Unit IGD,ICU,ICCU, IW (Intermediate Ward), Perawatan Geriatric dan Psikiatri.
e. Memiliki Integritas yang dibuktikan dengan Surat Keterangan dari Organisasi Profesi

4. Analis Kesehatan :

a. Minimal pendidikan D3 Analis Kesehatan.
b. Diutamakan bekerja di Instalasi Laboratorium

5. Rekam Medik :

a. Minimal Pendidikan D3 Rekam Medik
b. Diutamakan bekerja di Unit Rekam Medik Rumah Sakit
c. Mahir menggunakan Program Microsoft Office pada computer

6. Radiografer :

a. Minimal Pendidikan D3 Penata Rontgen atau Radiodiagnostik
b. Diutamakan bekerja di Unit Pelayanan Radiologi Rumah Sakit
c. Mahir menggunakan Program Microsoft Office pada computer

7. Teknik Elektromedik :

a. Minimal Pendidikan D3 Teknik Elektromedik
b. Diutamakan bekerja di Unit Pelayanan Elektromedik
c. Mahir menggunakan Program Microsoft Office pada computer

8. Nutrisionis dan Dietisian :

a. Minimal Pendidikan D3 Gizi
b. Diutamakan bekerja sebagai ahli dietetic di Rumah Sakit
c. Mahir menggunakan Program Microsoft Office pada computer

9. Tenaga kefarmasian :

a. Minimal pendidikan D3 Farmasi
b. Memiliki STR/SIP yang masih berlaku.
c. Diutamakan bekerja di Instalasi Farmasi/Apotik
d. Mahir menggunakan Program Microsoft Office dan Jaringan Internet pada computer.

10. Sanitasi Surveilans :

a. Minimal Pendidikan S1 Kesehatan Masyarakat
b. Diutamakan bekerja di Bidang Epidemiologi atau Sanitasi
c. Mahir menggunakan Program Microsoft Office dan Jaringan Internet pada computer.

HAL – HAL PENTING YANG HARUS DIPERHATIKAN :

Pendaftar TIDAK DIPUNGUT BIAYA administrasi Rekrutmen.
Pendaftar diperbolehkan mendaftar SATU KALI.Pendaftar dengan Registrasi lebih dari satu kali dinyatakan DISKUALIFIKASI.
Pendaftar diminta menggunakan satu alamat surat elektronik (e-mail) sebagai syarat pendaftaran. Surat Elektronik (e-mail) akan digunakan sebagai syarat pendaftaran, pengumuman peserta latih, pemanggilan pelatihan dan diseminasi informasi lainnya. Untuk itu, harap pendaftar dapat mengecek e-mail pribadi secara rutin.

Silakan mendaftar melalui laman :

http://puskeshaji.depkes.go.id/rekrutmen/

4 Des 2013

Leukemia Limfositik Kronis

Leukemia Limfositik Kronis


DEFINISI


Leukemia Limfositik Kronik (LLK) ditandai dengan adanya sejumlah besar limfosit (salah satu jenis sel darah putih) matang yang bersifat ganas dan pembesaran kelenjar getah bening.Lebih dari 3/4 penderita berumur lebih dari 60 tahun, dan 2-3 kali lebih sering menyerang pria.Pada awalnya penambahan jumlah limfosit matang yang ganas terjadi di kelenjar getah bening. Kemudian menyebar ke hati dan limpa, dan keduanya mulai membesar.Masuknya limfosit ini ke dalam sumsum tulang akan menggeser sel-sel yang normal, sehingga terjadi anemia dan penurunan jumlah sel darah putih dan trombosit di dalam darah.Kadar dan aktivitas antibodi (protein untuk melawan infeksi) juga berkurang.Sistem kekebalan yang biasanya melindungi tubuh terhadap serangan dari luar, seringkali menjadi salah arah dan menghancurkan jaringan tubuh yang normal.Hal ini bisa menyebabkan:Penghancuran sel darah merah dan trombositPeradangan pembuluh darahPeradangan sendi (artritis rematoid)Peradangan kelenjar tiroid (tiroiditis).Beberapa jenis leukemia limfositik kronik dikelompokkan berdasarkan jenis limfosit yang terkena.Leukemia sel B (leukemia limfosit B) merupakan jenis yang paling sering ditemukan, hampir mencapai 3/4 kasus LLK.Leukemia sel T (leukemia limfosit T) lebih jarang ditemukan.Jenis yang lainnya adalah:- Sindroma S?zary (fase leukemik dari mikosis fungoides)- leukemia sel berambut adalah jenis leukemia yang jarang, yang menghasilkan sejumlah besar sel darah putih yang memiliki tonjolan khas (dapat dilihat dibawah mikroskop).


PENYEBAB


Penyebabnya tidak diketahui.


GEJALA


Pada stadium awal, sebagian besar penderita tidak memiliki gejala selain pembesaran kelenjar getah bening. Gejala yang timbul kemudian bisa berupa:LelahHilang nafsu makanPenurunan berat badanSesak nafas pada saat melakukan aktivitasPerut terasa penuh karena pembesaran limpa.Pada stadium awal, leukemia sel T bisa menyusup ke dalam kulit dan menyebabkan ruam kulit yang tidak biasa, seperti yang terlihat padasindroma S?zary. Lama-lama penderita akan tampak pucat dan mudah memar. Infeksi bakteri, virus dan jamur biasanya baru akan terjadi pada stadium lanjut.


DIAGNOSA


Kadang-kadang penyakit ini diketahui secara tidak sengaja pada pemeriksaan hitung jenis darah untuk alasan lain.Jumlah limfosit meningkat sampai lebih dari 5.000 sel/mikroL.Biasanya dilakukan biopsi sumsum tulang.Hasilnya akan menunjukkan sejumlah besar limfosit di dalam sumsum tulang.Pemeriksaan darah juga bisa menunjukkan adanya:anemiaberkurangnya jumlah trombositberkurangnya kadar antibodi.


PENGOBATAN


Leukemia limfositik kronik berkembang dengan lambat, sehingga banyak penderita yang tidak memerlukan pengobatan selama bertahun-tahun sampai jumlah limfosit sangat banyak, kelenjar getah bening membesar atau terjadi penurunan jumlah eritrosit atau trombosit.Anemia diatasi dengan transfusi darah dan suntikan eritropoietin(obat yang merangsang pembentukan sel-sel darah merah).Jika jumlah trombosit sangat menurun, diberikan transfusi trombosit.Infeksi diatasi dengan antibiotik.Terapi penyinaran digunakan untuk memperkecil ukuran kelenjar getah bening, hati atau limpa.Obat antikanker saja atau ditambah kortikosteroid diberikan jika jumlah limfositnya sangat banyak.Prednison dan kortikosteroid lainnya bisa menyebabkan perbaikan pada penderita leukemia yang sudah menyebar. Tetapi respon ini biasanya berlangsung singkat dan setelah pemakaian jangka panjang, kortikosteroid menyebabkan beberapa efek samping.Leukemia sel B diobati denganalkylating agent, yang membunuh sel kanker dengan mempengaruhi DNAnya.Leukemia sel berambut diobati dengan interferon alfa dan pentostatin.


PROGNOSA


Sebagian besar LLK berkembang secara perlahan.Prognosisnya ditentukan oleh stadium penyakit.Penentuan stadium berdasarkan kepada beberapa faktor, seperti:- jumlah limfosit di dalam darah dan sumsum tulang- ukuran hati dan limpa- ada atau tidak adanyaanemia- jumlah trombosit.Penderita leukemia sel B seringkali bertahan sampai 10-20 tahun setelah penyakitnya terdiagnosis dan biasanya pada stadium awal tidak memerlukan pengobatan.Penderita yang sangat anemis dan memiliki trombosit kurang dari 100.000/mikroL darah, akan meninggal dalam beberapa tahun.Biasanya kematian terjadi karena sumsum tulang tidak bisa lagi menghasilkan sel normal dalam jumlah yang cukup untuk mengangkut oksigen, melawan infeksi dan mencegah perdarahan.Prognosis leukemia sel T adalah lebih buruk.Sumber : www.medicastore.com

1 Des 2013

Leukimia

Leukemia

DEFINISI

Leukemia adalah kanker dari sel-sel darah.

PENYEBAB

Leukemia biasanya mengenai sel-sel darah putih.Penyebab dari sebagian besar jenis leukemia tidak diketahui.Virus menyebabkan beberapa leukemia pada binatang (misalnya kucing).Virus HTLV-I (human T-cell lymphotropic virus type I), yang menyerupai virus penyebab AIDS, diduga merupakan penyebab jenis leukemia yang jarang terjadi pada manusia, yaitu leukemia sel-T dewasa.Pemaparan terhadap penyinaran (radiasi) dan bahan kimia tertentu (misalnya benzena) dan pemakaian obat antikanker, meningkatkan resiko terjadinya leukemia.Orang yang memiliki kelainan genetk tertentu (misalnya sindroma Downdan sindroma Fanconi), juga lebih peka terhadap leukemia.Sel darah putih berasal dari sel stemdi sumsum tulang.Leukemia terjadi jika proses pematangan dari stem sel menjadi sel darah putih mengalami gangguan dan menghasilkan perubahan ke arah keganasan.Perubahan tersebut seringkali melibatkan penyusunan kembali bagian dari kromosom (bahan genetik sel yang kompleks).Penyusunan kembali kromosom (translokasi kromosom) mengganggu pengendalian normal dari pembelahan sel, sehingga sel membelah tak terkendali dan menjadi ganas.Pada akhirnya sel-sel ini menguasai sumsum tulang dan menggantikan tempat dari sel-sel yang menghasilkan sel-sel darah yang normal.Kanker ini juga bisa menyusup ke dalam organ lainnya, termasuk hati, limpa, kelenjar getah bening, ginjal dan otak.Terdapat 4 jenis utama leukemia, yang diberi nama berdasarkan kecepatan perkembangan penyakit dan jenis sel darah putih yang terkena:JenisPerkembangan penyakitSel darah putih yg terkenaLeukemia Limfositik (limfoblastik) AkutCepatLimfositLeukemia Mieloid (mielositik, mielogenous, mieloblastik, mielomonositik) AkutCepatMielositLeukemia Limfositik Kronik termasuksindroma S?zary dan leukemia sel berambut)LambatLimfositLeukemia Mielositik (mieloid, mielogenous, granulositik) KronikLambatMielosit

DIAGNOSA

Dokter sering menemukan leukimia kronis dalam tes darah rutin, sebelum gejala dimulai. Jika ini terjadi, atau jika Anda memiliki tanda-tanda atau gejala leukemia, Anda dapat menjalani ujian diagnostik berikut:Tes fisik. Dokter Anda akan mencari tanda-tanda fisik leukemia, seperti kulit pucat seperti anemia dan pembengkakan di kelenjar getah bening, hati dan limpa.Tes darah. Dengan melihat contoh darah Anda, dokter Anda dapat menentukan apakah Anda memiliki tingkat abnormal sel-sel darah putih atau trombosit - yang mungkin leukemia.Imunofenotipe. Imunofenotipe membantu menentukan apakah peningkatan jumlah limfosit dalam darah Anda disebabkan oleh proses reaktif - seperti sebagai reaksi terhadap infeksi atau peradangan - atau proses kanker. Hal ini juga membantu membedakan sel leukemia limfositik kronis dari jenis leukemia dan limfoma.Cytogenetic analisis. Tes ini mendeteksi perubahan dalam kromosom, termasuk keberadaan kromosom Philadelphia. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan mikroskop biasa atau laboratorium yang lebih modern teknologinya yang disebut fluorescence in situ hibridisasi (IKAN).Sampel sumsum tulang. Jika dokter Anda mencurigai leukemia, ia mungkin akan mengarahkan Anda ke dokter yang mengkhususkan diri dalam kanker (onkologi) atau dokter yang mengkhususkan diri dalam darah (hematologist). Spesialis ini dapat menggunakan jarum untuk menghapus sampel sumsum tulang Anda untuk mencari sel-sel leukemia.Anda akan memerlukan tes tambahan untuk mengkonfirmasikan diagnosis dan untuk menentukan jenis leukemia dan luas dalam tubuh Anda. Jenis leukemia tertentu diklasifikasikan menjadi tahap, yang menunjukkan tingkat keparahan penyakit. Staging membantu dokter menentukan rencana pengobatan.

PENGOBATAN

Tidak seperti jenis kanker lainnya, leukemia bukan tumor yang padat dimana dokter bedah dapat menghilangkannya. Perawatan leukemia kompleks. Tergantung pada banyak faktor, termasuk usia dan kesehatan secara keseluruhan, jenis leukemia yang Anda miliki dan apakah telah menyebar ke bagian lain dari tubuh Anda. Terapi yang digunakan untuk melawan leukemia meliputi:Kemoterapi. Kemoterapi adalah bentuk utama pengobatan untuk leukemia. Perawatan ini menggunakan senyawa kimia untuk membunuh sel-sel leukemia. Tergantung pada jenis leukemia yang Anda miliki, Anda mungkin akan menerima satu jenis obat atau kombinasi dari satu atau lebih obat-obatan. Obat ini dapat dalam bentuk pil, atau mereka mungkin disuntikkan langsung ke pembuluh darah.Biological terapi. Juga dikenal sebagai immunotherapy, terapi biologi menggunakan zat-zat yang meningkatkan sistem kekebalan tubuh terhadap kanker.Kinase inhibitor. Bagi kebanyakan orang dengan CML, obat imatinib mesylate (Gleevec) adalah baris pertama dari terapi. Imatinib mesylate adalah jenis obat kanker yang disebut kinase inhibitor. Obat ini secara khusus dikembangkan untuk menghambat protein BCR-ABL, dan telah terbukti efektif dalam mengobati tahap-tahap awal leukimia myelogenous kronis. Food and Drug Administration telah menyetujui dua inhibitor kinase lainnya, dasatinib (Sprycel) dan nilotinib (Tasigna), yang dapat membantu orang-orang yang tidak dapat mengambil atau yang telah menjadi resisten terhadap imatinib.Terapi obat lain. Arsenik trioksida dan semua-trans retinoic acid (ATRA) adalah obat anti kanker yang dokter dapat gunakan sendiri - atau dalam kombinasi dengan kemoterapi - untuk mengobati subtipe tertentu dari AML disebut promyelocytic leukemia. Obat ini menyebabkan sel-sel leukemia dengan mutasi gen spesifik menjadi dewasa dan mati.Terapi radiasi. Terapi radiasi menggunakan sinar X atau sinar berenergi tinggi untuk merusak sel-sel leukemia dan menghentikan pertumbuhan mereka. Anda mungkin menerima radiasi di satu wilayah tertentu dari tubuh Anda di mana terdapat kumpulan sel-sel leukemia, atau Anda mungkin menerima radiasi yang diarahkan pada seluruh tubuh Anda.Transplantasi sumsum tulang. Proses ini menggantikan sumsum tulang leukemia Anda dengan sumsum bebas leukemia. Dalam perawatan ini, Anda menerima kemoterapi dosis tinggi atau terapi radiasi, yang menghancurkan sumsum tulang menghasilkan leukemia Anda. Sumsum ini kemudian digantikan oleh sumsum tulang dari donor yang kompatibel. Dalam beberapa kasus, Anda mungkin juga dapat menggunakan sumsum tulang Anda sendiri untuk transplantasi (autologous transplantasi). Hal ini mungkin jika Anda menyimpan sumsum tulang sehat untuk masa depan transplantasi, dalam kasus kambuhnya leukemia.Transplantasi sel induk. Transplantasi sel induk serupa dengan transplantasi sumsum tulang kecuali sel dikumpulkan dari sel-sel batang yang beredar dalam aliran darah (darah perifer). Sel yang digunakan untuk transplantasi dapat dari sel sehat Anda sendiri (autologous transplantasi), atau mereka dapat dikumpulkan dari donor yang kompatibel (allogeneic transplantasi). Dokter menggunakan prosedur ini lebih sering daripada transplantasi sumsum tulang karena memperpendek pemulihan dan kemungkinan penurunan risiko infeksi.Uji klinis. Beberapa orang dengan leukemia memilih untuk mendaftar dalam uji klinis untuk mencoba pengobatan eksperimental atau terapi kombinasi baru yang dikenal.Terapi pendukung. Tidak peduli apa pun jenis terapi kanker yang Anda pilih, Anda mungkin perlu obat untuk mengontrol rasa sakit dan efek samping.Sumber : www.medicastore.com

30 Nov 2013

Solo Kawasan Rawan Gempa Tektonik

Temuan mengejutkan disampaikan oleh Pemkot Surakarta. Berdasarkan hasil pemetaan yang dilakukan Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral, Kota Solo masuk dalam daerah zona merah atau kawasan bahaya terjadinya gempa
tektonik.
"Dalam temuan terbaru mengenai penyebaran lempeng-lempeng tektonik yang bermuara di laut Selatan, Solo termasuk salah satu daerah zona merah. Saat ini masih dalam penelitian Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Namun, langkah- langkah antisipasi harus dilakukan," kata Ketua Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Surakarta, Eko Nugroho, Selasa (26/11/2013).
Temuan terbaru itu memang cukup mengejutkan. Dalam pemetaan penyebaran pertemuan lempeng tektonik sebelumya, Solo dinyatakan sebagai daerah di luar kawasan terdampak peta lama Kota Surakarta berada di luar kawasan terdampak.
Namun data terbaru menyebutkan lain, Solo ternyata masuk kawasan merah. "Ketika terjadi gempa bumi di Yogyakarta, Klaten, sekitarnya pada 2006 silam, Solo relatif aman.
Hanya dua bangunan yang mengalami retak-retak. Karena itu temuan tersebut cukup mengejutkan. Kami juga belum mengetahui secara persis kawasan mana saja di Solo yang berada dalam titik rawan gempa. Saat ini proses pemetaan gerakan lempeng bumi masih berlangsung. Namun kewaspadaan harus tetap dilakukan sejak dini," tutupnya

Koartasio Aorta

Koartasio Aorta



DEFINISI


Koartasio Aorta adalah penyempitan pada aorta, yang biasanya terjadi pada titik dimanaduktus arteriosus tersambung dengan aorta dan aorta membelok ke bawah.Aorta adalah arteri utama pada tubuh. Aorta mengedarkan darah yang kaya akan oksigen ke seluruh bagian tubuh, kecuali paru-paru.Cabang pertama dari aorta mengalirkan darah ke tubuh bagian atas (lengan dan kepala). Kemudian darah mengalir ke tubuh bagian bawah (perut dan tungkai)


PENYEBAB


Resiko terjadinya koartasio aorta meningkat pada beberapa keadaan genetik, seperti sindroma Turner.Koartasio aorta juga berhubungan dengan kelainan bawaan padakatup aorta (misalnya katup bikuspidalis).Kelainan ini ditemukan pada 1 dari 10.000 orang. Biasanya terdiagnosis pada masa kanak-kanak atau dewasa dibawah 40 tahun.


GEJALA


Gejalanya mungkin baru timbul pada masa remaja, tetapi bisa juga muncul pada saat bayi, tergantung kepada beratnya tahanan terhadap aliran darah.Gejalanya berupa:PusingPingsanKram tungkai pada saat melakukan aktivitasTekanan darah tinggi yang terlokalisir (hanya pada tubuh bagian atas)Kaki atau tungkai teraba dinginKekurangan tenagaSakit kepala berdenyutPerdarahan hidungNyeri tungkai selama melakukan aktivitasPada usia beberapa hari sampai 2 minggu, setelah duktus ateriosus menutup, beberapa bayi mengalamigagal jantung. Terjadi gangguan pernafasan yang berat, bayi tampak sangat pucat dan pemeriksaan darah menunjukkan peningkatan asam di dalam darah (asidosis metabolik).


DIAGNOSA


Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik yang menunjukkan:Tekanan darah tinggi dilengan, dengan perbedaan tekanan yang signifikan antara lengan dan tungkaiDenyut nadi femoralis(selangkangan) lebih lemah dibandingkan dengan denyut nadikarotis (leher) atau denyut nadi femoralis sama sekali tak terabaDengan bantuan stetoskop bisa terdengar murmur (bunyi jantung abnormal)Mungkin ditemukan tanda-tanda gagal jantung kiri (terutama pada bayi) atau tanda-tanda dariregurgitasi aorta.Untuk memperkuat diagnosis, dilakukan pemeriksaan berikut:Angiografi koronerCT scan dadaMRI dadaEkokardiografiUSG Doppler aortaRontgen dadaEKG (menunjukkan adanya pembesaran ventrikel kiri)Kateterisasi jantung.


PENGOBATAN


Kelainan ini sebaiknya segera diperbaiki pada awal masa kanak-kanak untuk mengurangi beban kerja pada ventrikel kiri. Pembedahan biasanya dilakukan pada usia prasekolah (biasanya umur 3-5 tahun).Jika terjadi gagal jantung, segera diberikan prostaglandin untuk membuka duktus arteriosus dan obat lainnya untuk memperkuat jantung serta pembedahan darurat untuk memperbaiki aorta.Bagian aorta yang menyempit dapat dibuang melalui pembedahan atau kadang dilakukan tindakan non-bedah berupa kateterisasi balon untuk melebarkan bagian yang menyempit.Pada pembedahan, bagian aorta yang menyempit dibuang. Jika bagian yang terbuang hanya sedikit, kemudian dibuatanastomisis (penyambungan kembali kedua ujung aorta) atau kedua ujung aorta dijembatani oleh pencangkokan dakron.Kekambuhan koartasio aorta jarang terjadi jika:Pembedahan dilakukan pada masa bayi atau masa kanak-kanakSampai masa dewasa tidak ditemukan perbedaan tekanan darah antara lengan dan tungkaiKoartasio kambuhan biasanya diatasi dengan pelebaran balon non-bedah atau dengan pencangkokan suatu bahan melalui prosedur kateterisasiSumber : www.medicastore.com

29 Nov 2013

Kejang

 TATALAKSANA KEJANG PADA ANAK


Berikan diazepam secara rektal


Masukkan satu ampul diazepam ke dalam semprit 1 ml. Sesuaikan dosis dengan berat badan anak bila memungkinkan (lihat tabel), kemudian lepaskan jarumnya.Masukkan semprit ke dalam rektum4-5 cm dan injeksikan larutan diazepamRapatkan kedua pantat anak selama beberapa menit.Jika kejang masih berlanjut setelah 10 menit, berikan dosis kedua secara rektal atau berikan diazepam IV 0.05 ml/kg (0.25 - 0.5 mg/kgBB, kecepatan 0.5 - 1 mg/menit atau total 3-5 menit) bila infus terpasang dan lancar.Jika kejang berlanjut setelah 10 menit kemudian, berikan dosis ketiga diazepam (rektal/IV), atau berikan fenitoin IV 15 mg/kgBB (maksimal kecepatan pemberian 50 mg/menit, awas terjadi aritmia), atau fenobarbital IV atau IM 15 mg/kgBB (terutama untuk bayi kecil*)Rujuk ke rumah sakit rujukan dengan kemampuan lebih tinggi yang terdekat bila dalam 10 menit kemudian masih kejang (untuk mendapatkan penatalaksanaan lebih lanjut status konvulsivus)Umur/Berat Badan AnakDiazepam diberikan secara rektal (Larutan 10 mg/2ml)Dosis 0.1 ml/kg (0.4-0.6 mg/kg)2 minggu s/d 2 bulan (< 4 kg)* 0.3 ml (1.5 mg)2 minggu s/d 2 bulan (< 4 kg)* 0.3 ml (1.5 mg)2 – < 4 bulan (4 – < 6 kg) 0.5 ml (2.5 mg)2 – < 4 bulan (4 – < 6 kg) 0.5 ml (2.5 mg)4 – < 12 bulan (6 – < 10 kg) 1.0 ml (5 mg)4 – < 12 bulan (6 – < 10 kg) 1.0 ml (5 mg)1 – < 3 tahun (10 – < 14 kg) 1.25 ml (6.25 mg)1 – < 3 tahun (10 – < 14 kg) 1.25 ml (6.25 mg)3 – < 5 tahun (14 –19 kg) 1.5 ml (7.5 mg)3 – < 5 tahun (14 –19 kg) 1.5 ml (7.5 mg)2 minggu s/d 2 bulan (< 4 kg)* 0.3 ml (1.5 mg)2 minggu s/d 2 bulan (< 4 kg)* 0.3 ml (1.5 mg)


Jika anak mengalami demam tinggi:


Kompres dengan air biasa (suhu ruangan) dan berikan parasetamol secara rektal (10 - 15 mg/kgBB)Jangan beri pengobatan secara oral sampai kejang bisa ditanggulangi (bahaya aspirasi)Gunakan Fenobarbital (larutan 200 mg/ml) dalam dosis 20 mg/kgBB untuk menanggulangi kejang pada bayi berumur < 2 minggu:Berat badan 2 kg - dosis awal: 0.2 ml, ulangi 0.1 ml setelah 30 menit bila kejang berlanjutBerat badan 3 kg - dosis awal: 0.3 ml, ulangi 0.15 ml setelah 30 menit bila kejang berlanjut

28 Nov 2013

Hepatitis

Hepatitis pada bayi baru lahir

DEFINISI

Hepatitis adalah suatu infeksi pada hati.

PENYEBAB

Hepatitis hampir selalu disebabkan oleh virus hepatitis B.Infeksi biasanya ditularkan dari ibu selama proses persalinan berlangsung. Hepatitis biasanya tidak ditularkan selama bayi berada dalam kandungan karena virusnya tidak mudah melewati plasenta(ari-ari).

GEJALA

Sebagian besar bayi yang terinfeksi akan mengalami hepatitis kronis(hepatitis menahun) yang biasanya baru menimbulkan gejala pada masa kanak-kanak.Hepatitis pada bayi baru lahir merupakan suatu penyakit yang serius, 25% dari penderita akhirnya meninggal.Pada bayi yang terinfeksi kadang ditemukan gejala berikut:Pembesaran hati (hepatomegali)Ascites (penimbunan cairan di dalam perut)Sakit kuning (jaundice) akibat peningkatan kadar bilirubin.

DIAGNOSA

Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala, hasil pemeriksaan fisik dan hasil pemeriksaan darah.

PENGOBATAN

Wanita hamil secara rutin diperiksa terhadap kemungkinan infeksi oleh virus hepatitis B.Bayi biasanya baru terinfeksi pada saat persalinan, karena itu kepada bayi baru lahir yang ibunya menderita hepatitis B, diberikan suntikan immunoglobulin hepatitis B dalam waktu 24 jam setelah lahir, sebelum terjadinya infeksi. Suntikan ini akan melindungi bayi untuk sementara. Pada saat yang sama juga diberikan vaksinasi hepatitis B untuk perlindungan jangka panjang.Obat-obatan antivirus dapat digunakan untuk mencegah kondisi akut yang berubah menjadi kondisi kronis, dan dapat menghambat juga proses replikasi dari virus tersebut. obat-obatan tersebut antara lain Interferon alfa-2a , Peginterferon alfa-2b , Lamivudine, Adefovir , Entecavir, TelbivudineSumber : www.medicastore.com

Hydrochepalus

Hydrocephalus

 

DEFINISI

Hydrocephalus adalah akumulasi abnormal cairan cerebrospinal di dalam otak. Cairan ini sering meningkatkan tekanan sehingga dapat memeras dan merusak otak.

Hydrocephalus terkadang disebut ?air di dalam otak?. (kata ?hydrocephalus? berasal dari bahasa Yunani yang artinya ?kepala berair?).Hydrocephalus dapat terjadi sebelum lahir atau kapan saja setelah lahir.

PENYEBAB

Hydrocephalus dapat berhubungan dengan beberapa sebab termasuk cacat sejak lahir, pendarahan di otak, infeksi, meningitis, tumor, atau cedera kepala. Banyak bentuk dari hydrocephalus adalah hasil dari terhambatnya cairan cerebrospinal di ventrikel (di otak bagian tengah. Pada cacat sejak lahir, kerusakan fisik dari aliran cairan ke ventrikel biasanya menyebabkan hydrocephalus. Hydrocephalus biasanya mendampingi cacat sejak lahir yang disebut spina bifida (meningomyelocele).

GEJALA

Tanda dan gejala hydrocephalus tergantung pada usia penderita.Bayi, tanda yan paling nyata dari hydrocephalus adalah besar kepala yang abnormal. Hal ini terjadi karena tekanan luar yang terus menerus pada otak dan temperung kepala dari hydrocephalus sepanjang perkembangan dan pertumbuhan kepala. (Itulah alasannya kepala bayi selalu diukur dengan hati-hati setiap periksa ke dokter).Gejala hydrocephalus pada bayi yaitu muntah, mengantuk, gelisah, tidak mampu melihat ke atas dan seizures.Pada anak yang lebih tua dan orang dewasa, tidak ada pembesaran dari hydrocephalus (karena tulang tengkorak sudah padat dan tidak dapat membesar). Gejala yang terjadi termasuk sakit kepala, mual, muntah dan kadang-kdang pandangan kabur. Bisa menimbulkan masalah pada keseimbangan dan koordinasi, dan perkembangan yang terlambat dalam berjalan dan berbicara pada anak-anak.Gelisah, sakit kepala, seizures dan perubahan kepribadian seperti tidak mampu berkonsentrasi dan mengingat bisa terjadi. Mengantuk dan pandangan menjadi dua adalah gejala umum perkembangan hydrocephalus.

PENGOBATAN

Pengobatan hydrocephalus meliputi operasi pemasangan pipa untuk memperlancar aliran cairan yang berlebih dan mengurangi tekanan ke otak. Pipa tersebut fleksible, berupa tabung plastik dengan katup satu arah. Pipa dipasang ke dalam sistem ventrikel pada otak untuk membelokkan alian cairan ke bagian lain dari tubuh, sehingga cairan akan mengalir dan diabsorbsi ke dalam aliran darah.Prognosis penderita hydrocephalus tergantung pada penyebabnya dan waktu diagnosa dan pengobatan. Banyak penderita hydrocephalus anak-anak hidup normal dengan batasan dan kekurangan yang minim. Pada beberapa kasus kerusakan kognitif pada fungsi bahasa dan non- bahasa bisa terjadi. Masalah infeksi karena pemasangan pipa atau tidak berfungsinya alat perlu dilakukan operasi revisi.Sumber : www.medicastore.com

Hemofilia

Hemofilia

DEFINISI

Hemofilia adalah suatu kelainan perdarahan akibat kekeurangan salah satu faktor pembekuandarah.Terdapat 2 jenis hemofilia:Hemofilia A (Hemofilia klasik) adalah kekurangan faktor VIII, yang meliputi 80% kasus.Hemofilia B (penyakit Christmas) adalah kekurangan faktor IX.Pola perdarahan dan akibat dari kedua jenis hemofilia tersebut adalah sama.

PENYEBAB

Hemofilia terjadi akibat beberapa kelainan gen yang sifatnya diturunkan; diturunkan melalui ibu tetapi hampir selalu menyerang anak laki-laki.

GEJALA

Beratnya gejala tergantung kepada pengaruh kelainan gen yang terjadi terhadap aktivitas faktor VII dan faktor IX.Jika aktivitasnya kurang dari 1%, maka akan terjadi episode perdarahan hebat dan berulang tanpa alasan yang jelas.Jika aktivitasnya mencapai 5% maka gejalanya ringan. Jarang terjadi episode perdarahan tanpa sebab yang pasti, tetapi pembedahan atau cedera bisa menyebabkan perdarahan yang tak terkendali, yang bisa berakibat fatal.Biasanya episode perdarahan pertama terjadi sebelum usia 18 bulan, yang sering terjadi setelah suatu cedera ringan.Anak mudah mengalami memar. Bahkan penyuntikan ke dalam otot bisa menyebabkan perdarahan yang selanjutnya menyebabkan memar yang luas (hematom).Perdarahan berulang ke dalam sendi dan otot pada akhirnya bisa menyebabkan kelainan bentuk yang melumpuhkan.Perdarahan bisa menyebabkan pembengkakan dasar lidah sehingga menyumbat saluran pernafasan dan terjadi gangguan pernafasan.Benturan ringan di kepala bisa memicu perdarahan di tulang tengkorak, yang bisa menyebabkan kerusakan otak dan kematian.

DIAGNOSA

Jika seorang anak laki-laki mengalami perdarahan yang tidak biasa, maka diduga dia menderita hemofilia.Pemeriksaan darah bisa menemukan adanya perlambatan dalam proses pembekuan.Jika terjadi perlambatan, maka untuk memperkuat diagnosis serta menentukan jenis dan beratnya, dilakukan pemeriksan atas aktivitas faktor VII dan faktor IX.

PENGOBATAN

Penderita hemofilia harus menghindari keadaan yang bisa menimbulkan perdarahan. Mereka harus sangat memperhatikan perawatan giginya agar tidak perlu menjalani pencabutan gigi.Kepada penderita hemofilia ringan yang harus menjalani pembedahan atau pencabutan gigi akan diberikan obat desmopressin untuk memperbaiki sistem pembekuan darah yang sifatnya hanya sementara, sehingga tidak perlu dilakukan transfusi.Penderita juga harus menghindari obat-obatan seperti Aspirin, warfarin, heparin dan obat pereda nyeri tertentu (misalnya obat anti peradangan non-steroid), yang bisa memperburuk gangguan perdarahan.Biasanya pengobatan meliputi transfusi untuk menggantikan kekurangan faktor pembekuan.Faktor-faktor ini ditemukan di dalam plasma dan dalam jumlah yang lebih besar ditemukan di dalam plasma konsentrat.Beberapa penderita membentukantibodi terhadap faktor VIII dan faktor IX yang ditransfusikan, sehingga transfusi menjadi tidak efektif.Jika di dalam darah contoh terdapat antibodi, maka dosis plasma konsentratnya dinaikkan atau diberikan faktor pembekuan yang berbeda atau diberikan obat-obatan untuk mengurangi kadar antibodi.Sumber : www.medicastore.com

27 Nov 2013

Hepatitis

Hepatitis pada bayi baru lahir

DEFINISI

Hepatitis adalah suatu infeksi pada hati.

PENYEBAB

Hepatitis hampir selalu disebabkan oleh virus hepatitis B.Infeksi biasanya ditularkan dari ibu selama proses persalinan berlangsung. Hepatitis biasanya tidak ditularkan selama bayi berada dalam kandungan karena virusnya tidak mudah melewati plasenta(ari-ari).

GEJALA

Sebagian besar bayi yang terinfeksi akan mengalami hepatitis kronis(hepatitis menahun) yang biasanya baru menimbulkan gejala pada masa kanak-kanak.Hepatitis pada bayi baru lahir merupakan suatu penyakit yang serius, 25% dari penderita akhirnya meninggal.Pada bayi yang terinfeksi kadang ditemukan gejala berikut:Pembesaran hati (hepatomegali)Ascites (penimbunan cairan di dalam perut)Sakit kuning (jaundice) akibat peningkatan kadar bilirubin.

DIAGNOSA

Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala, hasil pemeriksaan fisik dan hasil pemeriksaan darah.

PENGOBATAN

Wanita hamil secara rutin diperiksa terhadap kemungkinan infeksi oleh virus hepatitis B.Bayi biasanya baru terinfeksi pada saat persalinan, karena itu kepada bayi baru lahir yang ibunya menderita hepatitis B, diberikan suntikan immunoglobulin hepatitis B dalam waktu 24 jam setelah lahir, sebelum terjadinya infeksi. Suntikan ini akan melindungi bayi untuk sementara. Pada saat yang sama juga diberikan vaksinasi hepatitis B untuk perlindungan jangka panjang.Obat-obatan antivirus dapat digunakan untuk mencegah kondisi akut yang berubah menjadi kondisi kronis, dan dapat menghambat juga proses replikasi dari virus tersebut. obat-obatan tersebut antara lain Interferon alfa-2a , Peginterferon alfa-2b , Lamivudine, Adefovir , Entecavir, TelbivudineSumber : www.medicastore.com

26 Nov 2013

Diare Non Spesifik

DIARE NON SPESIFIK


Definisi

Diare adalah keadaan buang-buang air dengan banyak cairan dan merupakan gejala dari penyakit-penyakit tertentu atau gangguan lain.Diare akut adalah buang air besar lembek/cair konsistensinya encer, lebih sering dari biasanya disertai berlendir, bau amis, berbusa bahkan dapat berupa air saja yang frekwensinya lebih sering dari biasanya.Diare nonspesifik adalah diare yang bukan disebabkan oleh kuman khusus maupun parasit. 

Penyebab

Penyebabnya adalah virus, makanan yang merangsang atau yang tercemar toksin, gangguan pencernaan dan sebagainya. 

Gambaran Klinis

- Demam yang sering menyertai penyakit ini memperberat dehidrasi. Gejala dehidrasi tidak akan terlihat sampai kehilangan cairan mencapai 4 – 5% berat badan.Gejala dan tanda dehidrasi antara lain :Rasa haus, mulut dan bibir keringMenurunnya turgor kulitMenurunnya berat badan, hipotensi, lemah ototsesak napas, gelisahMata cekung, air mata tidak adaUbun-ubun besar cekung pada bayiOliguria kemudian anuriaMenurunnya kesadaran, mengantukBila kekurangan cairan mencapai 10% atau lebih penderita jatuh ke dalam dehidrasi berat dan bila berlanjut dapat terjadi syok dan kematian.

Diagnosis

Ditentukan dari gejala buang air besar berulang kali lebih sering dari biasanya dengan konsistensinya yang lembek dan cair.

Penatalaksanaan

WHO telah menetapkan 4 unsur utama dalam penanggulangan diare akut yaitu:Pemberian cairan, berupa upaya rehidrasi oral (URO) untuk mencegah maupun mengobati dehidrasi.Melanjutkan pemberian makanan seperti biasa, terutama ASI, selama diare dan dalam masa penyembuhan.Tidak menggunakan antidiare, sementara antibiotik maupun antimikroba hanya untuk kasus tersangka kolera, disentri, atau terbukti giardiasis atau amubiasis.Pemberian petunjuk yang efektif bagi ibu dan anak serta keluarganya tentang upaya rehidrasi oral di rumah, tanda-tanda untuk merujuk dan cara mencegah diare di masa yang akan datangDasar pengobatan diare akut adalah rehidrasi dan memperbaiki keseimbangan cairan dan elektrolit. Oleh karena itu langkah pertama adalah tentukan derajat dehidrasi.tandaderajat dehidrasitidakdehidrasidehidrasiringan - sedangdehidrasi beratkeadaan umumbaik, sadargelisahlesu,tidak sadarmatanormalcekungsangat cekungair mataAdatidak adatidak adamulut dan lidahbasahkeringsangat keringrasa hausNormal, tidak hauskehausan, ingin minum banyakmalas minum atau tidak dapat minumturgor kulitkembali cepatkembali lambatkembali sangat lambatKemudian lakukan upaya rehidrasi seperti yang dilakukan terhadap dehidrasi karena kolera.

A. Pada penderita diare tanpa dehidrasi: ( Terapi A )

Berikan cairan (air tajin, larutan gula garam, oralit) sebanyak yang diinginkan hingga diare stop, sebagai petunjuk berikan setiap habis BABAnak < 1 thn : 50 – 100 mlAnak 1 – 4 thn : 100 – 200 ml.Anak > 5 tahun : 200 – 300 mlDewasa : 300 – 400 mlMeneruskan pemberian makanan atau ASI bagi bayiB. Pada penderita diare dengan dehidrasi ringan – sedang (Terapi B) :Oralit diberikan 75 ml/kg BB dalam 3 jam, jangan dengan botol.Jika anak muntah (karena pemberian cairan terlalu cepat), tunggu 5-10 menit lalu ulangi lagi, dengan pemberian lebih lambat (satu sendok setiap 2-3 menit). C.Pada penderita diare dengan dehidrasi berat ( Terapi C ) :Diberikan Ringer Laktat 100 ml yang terbagi dalam beberapa waktuSetiap 1-2 jam pasien diperiksa ulang, jika hidrasi tidak membaik tetesan dipercepat. Setelah 6 jam (bayi) atau tiga jam (pasien lebih tua) pasien kembali di periksaUmurPemberian pertama 30 ml/kgPemberian kemudian 70 ml/kgbayi (< 12 bulan)dalam 1 jamdalam 5 jam> 12 bulandalam 30 menit2,5 jamDIARE NON SPESIFIK

Definisi

Diare adalah keadaan buang-buang air dengan banyak cairan dan merupakan gejala dari penyakit-penyakit tertentu atau gangguan lain.Diare akut adalah buang air besar lembek/cair konsistensinya encer, lebih sering dari biasanya disertai berlendir, bau amis, berbusa bahkan dapat berupa air saja yang frekwensinya lebih sering dari biasanya.Diare nonspesifik adalah diare yang bukan disebabkan oleh kuman khusus maupun parasit.

Penyebab

Penyebabnya adalah virus, makanan yang merangsang atau yang tercemar toksin, gangguan pencernaan dan sebagainya.

Gambaran Klinis

- Demam yang sering menyertai penyakit ini memperberat dehidrasi. Gejala dehidrasi tidak akan terlihat sampai kehilangan cairan mencapai 4 – 5% berat badan.Gejala dan tanda dehidrasi antara lain :Rasa haus, mulut dan bibir keringMenurunnya turgor kulitMenurunnya berat badan, hipotensi, lemah ototsesak napas, gelisahMata cekung, air mata tidak adaUbun-ubun besar cekung pada bayiOliguria kemudian anuriaMenurunnya kesadaran, mengantukBila kekurangan cairan mencapai 10% atau lebih penderita jatuh ke dalam dehidrasi berat dan bila berlanjut dapat terjadi syok dan kematian.

Diagnosis

Ditentukan dari gejala buang air besar berulang kali lebih sering dari biasanya dengan konsistensinya yang lembek dan cair.

Penatalaksanaan

WHO telah menetapkan 4 unsur utama dalam penanggulangan diare akut yaitu:Pemberian cairan, berupa upaya rehidrasi oral (URO) untuk mencegah maupun mengobati dehidrasi.Melanjutkan pemberian makanan seperti biasa, terutama ASI, selama diare dan dalam masa penyembuhan.Tidak menggunakan antidiare, sementara antibiotik maupun antimikroba hanya untuk kasus tersangka kolera, disentri, atau terbukti giardiasis atau amubiasis.Pemberian petunjuk yang efektif bagi ibu dan anak serta keluarganya tentang upaya rehidrasi oral di rumah, tanda-tanda untuk merujuk dan cara mencegah diare di masa yang akan datangDasar pengobatan diare akut adalah rehidrasi dan memperbaiki keseimbangan cairan dan elektrolit. Oleh karena itu langkah pertama adalah tentukan derajat dehidrasi.tandaderajat dehidrasitidakdehidrasidehidrasiringan - sedangdehidrasi beratkeadaan umumbaik, sadargelisahlesu,tidak sadarmatanormalcekungsangat cekungair mataAdatidak adatidak adamulut dan lidahbasahkeringsangat keringrasa hausNormal, tidak hauskehausan, ingin minum banyakmalas minum atau tidak dapat minumturgor kulitkembali cepatkembali lambatkembali sangat lambatKemudian lakukan upaya rehidrasi seperti yang dilakukan terhadap dehidrasi karena kolera.

A. Pada penderita diare tanpa dehidrasi: ( Terapi A )

Berikan cairan (air tajin, larutan gula garam, oralit) sebanyak yang diinginkan hingga diare stop, sebagai petunjuk berikan setiap habis BABAnak < 1 thn : 50 – 100 mlAnak 1 – 4 thn : 100 – 200 ml.Anak > 5 tahun : 200 – 300 mlDewasa : 300 – 400 mlMeneruskan pemberian makanan atau ASI bagi bayiB. Pada penderita diare dengan dehidrasi ringan – sedang (Terapi B) :Oralit diberikan 75 ml/kg BB dalam 3 jam, jangan dengan botol.Jika anak muntah (karena pemberian cairan terlalu cepat), tunggu 5-10 menit lalu ulangi lagi, dengan pemberian lebih lambat (satu sendok setiap 2-3 menit). C.Pada penderita diare dengan dehidrasi berat ( Terapi C ) :Diberikan Ringer Laktat 100 ml yang terbagi dalam beberapa waktuSetiap 1-2 jam pasien diperiksa ulang, jika hidrasi tidak membaik tetesan dipercepat. Setelah 6 jam (bayi) atau tiga jam (pasien lebih tua) pasien kembali di periksaUmurPemberian pertama 30 ml/kgPemberian kemudian 70 ml/kgbayi (< 12 bulan)dalam 1 jamdalam 5 jam> 12 bulandalam 30 menit2,5 jamDIARE NON SPESIFIK


Definisi

Diare adalah keadaan buang-buang air dengan banyak cairan dan merupakan gejala dari penyakit-penyakit tertentu atau gangguan lain.Diare akut adalah buang air besar lembek/cair konsistensinya encer, lebih sering dari biasanya disertai berlendir, bau amis, berbusa bahkan dapat berupa air saja yang frekwensinya lebih sering dari biasanya.Diare nonspesifik adalah diare yang bukan disebabkan oleh kuman khusus maupun parasit. 

Penyebab

Penyebabnya adalah virus, makanan yang merangsang atau yang tercemar toksin, gangguan pencernaan dan sebagainya. 

Gambaran Klinis

- Demam yang sering menyertai penyakit ini memperberat dehidrasi. Gejala dehidrasi tidak akan terlihat sampai kehilangan cairan mencapai 4 – 5% berat badan.Gejala dan tanda dehidrasi antara lain :Rasa haus, mulut dan bibir keringMenurunnya turgor kulitMenurunnya berat badan, hipotensi, lemah ototsesak napas, gelisahMata cekung, air mata tidak adaUbun-ubun besar cekung pada bayiOliguria kemudian anuriaMenurunnya kesadaran, mengantukBila kekurangan cairan mencapai 10% atau lebih penderita jatuh ke dalam dehidrasi berat dan bila berlanjut dapat terjadi syok dan kematian.

Diagnosis

Ditentukan dari gejala buang air besar berulang kali lebih sering dari biasanya dengan konsistensinya yang lembek dan cair.

Penatalaksanaan

WHO telah menetapkan 4 unsur utama dalam penanggulangan diare akut yaitu:Pemberian cairan, berupa upaya rehidrasi oral (URO) untuk mencegah maupun mengobati dehidrasi.Melanjutkan pemberian makanan seperti biasa, terutama ASI, selama diare dan dalam masa penyembuhan.Tidak menggunakan antidiare, sementara antibiotik maupun antimikroba hanya untuk kasus tersangka kolera, disentri, atau terbukti giardiasis atau amubiasis.Pemberian petunjuk yang efektif bagi ibu dan anak serta keluarganya tentang upaya rehidrasi oral di rumah, tanda-tanda untuk merujuk dan cara mencegah diare di masa yang akan datangDasar pengobatan diare akut adalah rehidrasi dan memperbaiki keseimbangan cairan dan elektrolit. Oleh karena itu langkah pertama adalah tentukan derajat dehidrasi.tandaderajat dehidrasitidakdehidrasidehidrasiringan - sedangdehidrasi beratkeadaan umumbaik, sadargelisahlesu,tidak sadarmatanormalcekungsangat cekungair mataAdatidak adatidak adamulut dan lidahbasahkeringsangat keringrasa hausNormal, tidak hauskehausan, ingin minum banyakmalas minum atau tidak dapat minumturgor kulitkembali cepatkembali lambatkembali sangat lambatKemudian lakukan upaya rehidrasi seperti yang dilakukan terhadap dehidrasi karena kolera.

A. Pada penderita diare tanpa dehidrasi: ( Terapi A )

Berikan cairan (air tajin, larutan gula garam, oralit) sebanyak yang diinginkan hingga diare stop, sebagai petunjuk berikan setiap habis BABAnak < 1 thn : 50 – 100 mlAnak 1 – 4 thn : 100 – 200 ml.Anak > 5 tahun : 200 – 300 mlDewasa : 300 – 400 mlMeneruskan pemberian makanan atau ASI bagi bayiB. Pada penderita diare dengan dehidrasi ringan – sedang (Terapi B) :Oralit diberikan 75 ml/kg BB dalam 3 jam, jangan dengan botol.Jika anak muntah (karena pemberian cairan terlalu cepat), tunggu 5-10 menit lalu ulangi lagi, dengan pemberian lebih lambat (satu sendok setiap 2-3 menit). C.Pada penderita diare dengan dehidrasi berat ( Terapi C ) :Diberikan Ringer Laktat 100 ml yang terbagi dalam beberapa waktuSetiap 1-2 jam pasien diperiksa ulang, jika hidrasi tidak membaik tetesan dipercepat. Setelah 6 jam (bayi) atau tiga jam (pasien lebih tua) pasien kembali di periksaUmurPemberian pertama 30 ml/kgPemberian kemudian 70 ml/kgbayi (< 12 bulan)dalam 1 jamdalam 5 jam> 12 bulandalam 30 menit2,5 jam

Croup ( Radang Tenggorokan )

Croup (Laringotrakeobronkitis)

DEFINISI

Croup (Laringotrakeobronkitis) adalah suatu infeksi virus yang menyebabkan peradangan dan pembengkakan pada saluran pernafasan bagian atas (laring,trakea dan bronkus). Krup ditandai dengan batuk kering dan sesak nafas.

PENYEBAB

Croup biasanya disebabkan viruspara-influenza, respiratory syncytial virus (RSV) and virusinfluenza A dan B.Virus tersebut banyak ditemukan di dalam udara dan ditularkan melalui percikan air ludah atau melaui benda-benda yang terkontaminasi oleh ludah penderita.Croup paling sering ditemukan pada anak-anak yang berumur 6 bulan - 3 tahun.Pada kasus yang berat, bisa terjadisuperinfeksi oleh bakteri. Keadaan ini disebut trakeitis bakterial dan harus diatasi dengan antibiotik.Jika terjadi infeksi pada epiglotis, seluruh pipa udara bisa membengkak dan bisa berakibat fatal.

GEJALA

Croup biasanya diawali dengan gejala yang menyerupai flu.Terjadi pembengkakan pada saluran pernafasan sehingga saluran udara menyempit dan penderita mengalami gangguan pernafasan. Gangguan pernafasan, batuk kering dan suara serak biasanya pertama kali muncul pada malam hari.Gangguan pernafasan menyebabkan anak terbangun dari tidurnya. Pernafasannya menjadi cepat dan dalam, dan separuh penderita mengalami demam.Keadaan anak akan membaik di pagi hari, tetapi kembali memburuk pada malam hari.Croup biasanya berlangsung selama 3-4 hari.Croup yang sering kambuh disebutkrup spasmodik, yang mungkin disebebkan oleh alergi, tetapi biasanya diawali oleh infeksi virus.Gejala lainnya yang mungkin ditemukan:Stridor (bunyi pernafasan yang bernada tinggi)Sianosis (warna kulit menjadi kebiruan karena kekurangan oksigen)Retraksi interkostal (meningkatnya pemakaian otot-otot leher dan dada sebagai usaha untuk bernafas).

DIAGNOSA

Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik yang menunjukkan adanya retraksi interkostal pada saat anak menghirup nafas.Pemeriksaan dengan stetoskopmenunjukkan adanya wheezing(bunyi nafas mengi), fase inspirasi(penghirupan udara) dan ekspirasi(penghembusan udara) yang memanjang dan berkurangnya suara pernafasan.Rontgen leher bisa menunjukkan adanya penyempitan trakea.

PENGOBATAN

Jika penyakitnya ringan, anak tidak perlu dirawat di rumah sakit.Di rumah bisa digunakan humidifieruntuk melembabkan udara dan sebaiknya anak minum banyak cairan serta istirahat yang cukup.Jika penyakitnya berat, biasanya anak dirawat di rumah sakit dan mendapatkan oksigen tambahan. Untuk membantu pernafasannya bisa dipasang ventilator.Nebulizer ultrasonik bisa mengurangi jumlah lendir yang sampai ke saluran pernafasan bagian bawah dan mengurangi kekentalan lendir sehingga lebih mudah dikeluarkan melalui batuk.Bronkodilator (obat untuk melebarkan saluran pernafasan) bisa dihirup melalui nebulizer sehingga anak bernafas dengan lebih mudah.Sebagai pengobatan awal pada krup yang berat, diberikan kortikosteroid (tetapi hal ini masih bersifat kontroversial).Jika terjadi infeksi bakteri, diberikan antibiotik.

PENCEGAHAN

Untuk mencegah sesak napas, mengambil langkah yang sama yang Anda gunakan untuk mencegah pilek dan flu. Sering cuci tangan adalah paling penting. Juga menjaga anak Anda menjauh dari orang yang sedang sakit, dan mendorong anak Anda untuk batuk atau bersin ke siku nya.Untuk mencegah infeksi lebih-serius, tetap imunisasi anak Anda saat ini. The difteri, Haemophilus influenzae tipe b (Hib) dan vaksin campak memberikan perlindungan dari beberapa infeksi yang paling langka - tetapi paling berbahaya - bentuk infeksi saluran napas atas.Sumber : www.medicastore.com

Croup (Laringotrakeobronkitis)


DEFINISI


Croup (Laringotrakeobronkitis) adalah suatu infeksi virus yang menyebabkan peradangan dan pembengkakan pada saluran pernafasan bagian atas (laring,trakea dan bronkus). Krup ditandai dengan batuk kering dan sesak nafas.


PENYEBAB


Croup biasanya disebabkan viruspara-influenza, respiratory syncytial virus (RSV) and virusinfluenza A dan B.Virus tersebut banyak ditemukan di dalam udara dan ditularkan melalui percikan air ludah atau melaui benda-benda yang terkontaminasi oleh ludah penderita.Croup paling sering ditemukan pada anak-anak yang berumur 6 bulan - 3 tahun.Pada kasus yang berat, bisa terjadisuperinfeksi oleh bakteri. Keadaan ini disebut trakeitis bakterial dan harus diatasi dengan antibiotik.Jika terjadi infeksi pada epiglotis, seluruh pipa udara bisa membengkak dan bisa berakibat fatal.


GEJALA


Croup biasanya diawali dengan gejala yang menyerupai flu.Terjadi pembengkakan pada saluran pernafasan sehingga saluran udara menyempit dan penderita mengalami gangguan pernafasan. Gangguan pernafasan, batuk kering dan suara serak biasanya pertama kali muncul pada malam hari.Gangguan pernafasan menyebabkan anak terbangun dari tidurnya. Pernafasannya menjadi cepat dan dalam, dan separuh penderita mengalami demam.Keadaan anak akan membaik di pagi hari, tetapi kembali memburuk pada malam hari.Croup biasanya berlangsung selama 3-4 hari.Croup yang sering kambuh disebutkrup spasmodik, yang mungkin disebebkan oleh alergi, tetapi biasanya diawali oleh infeksi virus.Gejala lainnya yang mungkin ditemukan:Stridor (bunyi pernafasan yang bernada tinggi)Sianosis (warna kulit menjadi kebiruan karena kekurangan oksigen)Retraksi interkostal (meningkatnya pemakaian otot-otot leher dan dada sebagai usaha untuk bernafas).


DIAGNOSA


Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik yang menunjukkan adanya retraksi interkostal pada saat anak menghirup nafas.Pemeriksaan dengan stetoskopmenunjukkan adanya wheezing(bunyi nafas mengi), fase inspirasi(penghirupan udara) dan ekspirasi(penghembusan udara) yang memanjang dan berkurangnya suara pernafasan.Rontgen leher bisa menunjukkan adanya penyempitan trakea.


PENGOBATAN


Jika penyakitnya ringan, anak tidak perlu dirawat di rumah sakit.Di rumah bisa digunakan humidifieruntuk melembabkan udara dan sebaiknya anak minum banyak cairan serta istirahat yang cukup.Jika penyakitnya berat, biasanya anak dirawat di rumah sakit dan mendapatkan oksigen tambahan. Untuk membantu pernafasannya bisa dipasang ventilator.Nebulizer ultrasonik bisa mengurangi jumlah lendir yang sampai ke saluran pernafasan bagian bawah dan mengurangi kekentalan lendir sehingga lebih mudah dikeluarkan melalui batuk.Bronkodilator (obat untuk melebarkan saluran pernafasan) bisa dihirup melalui nebulizer sehingga anak bernafas dengan lebih mudah.Sebagai pengobatan awal pada krup yang berat, diberikan kortikosteroid (tetapi hal ini masih bersifat kontroversial).Jika terjadi infeksi bakteri, diberikan antibiotik.


PENCEGAHAN


Untuk mencegah sesak napas, mengambil langkah yang sama yang Anda gunakan untuk mencegah pilek dan flu. Sering cuci tangan adalah paling penting. Juga menjaga anak Anda menjauh dari orang yang sedang sakit, dan mendorong anak Anda untuk batuk atau bersin ke siku nya.Untuk mencegah infeksi lebih-serius, tetap imunisasi anak Anda saat ini. The difteri, Haemophilus influenzae tipe b (Hib) dan vaksin campak memberikan perlindungan dari beberapa infeksi yang paling langka - tetapi paling berbahaya - bentuk infeksi saluran napas atas.Sumber : www.medicastore.com

Croup (Laringotrakeobronkitis)

DEFINISI

Croup (Laringotrakeobronkitis) adalah suatu infeksi virus yang menyebabkan peradangan dan pembengkakan pada saluran pernafasan bagian atas (laring,trakea dan bronkus). Krup ditandai dengan batuk kering dan sesak nafas.

PENYEBAB

Croup biasanya disebabkan viruspara-influenza, respiratory syncytial virus (RSV) and virusinfluenza A dan B.Virus tersebut banyak ditemukan di dalam udara dan ditularkan melalui percikan air ludah atau melaui benda-benda yang terkontaminasi oleh ludah penderita.Croup paling sering ditemukan pada anak-anak yang berumur 6 bulan - 3 tahun.Pada kasus yang berat, bisa terjadisuperinfeksi oleh bakteri. Keadaan ini disebut trakeitis bakterial dan harus diatasi dengan antibiotik.Jika terjadi infeksi pada epiglotis, seluruh pipa udara bisa membengkak dan bisa berakibat fatal.

GEJALA

Croup biasanya diawali dengan gejala yang menyerupai flu.Terjadi pembengkakan pada saluran pernafasan sehingga saluran udara menyempit dan penderita mengalami gangguan pernafasan. Gangguan pernafasan, batuk kering dan suara serak biasanya pertama kali muncul pada malam hari.Gangguan pernafasan menyebabkan anak terbangun dari tidurnya. Pernafasannya menjadi cepat dan dalam, dan separuh penderita mengalami demam.Keadaan anak akan membaik di pagi hari, tetapi kembali memburuk pada malam hari.Croup biasanya berlangsung selama 3-4 hari.Croup yang sering kambuh disebutkrup spasmodik, yang mungkin disebebkan oleh alergi, tetapi biasanya diawali oleh infeksi virus.Gejala lainnya yang mungkin ditemukan:Stridor (bunyi pernafasan yang bernada tinggi)Sianosis (warna kulit menjadi kebiruan karena kekurangan oksigen)Retraksi interkostal (meningkatnya pemakaian otot-otot leher dan dada sebagai usaha untuk bernafas).

DIAGNOSA

Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik yang menunjukkan adanya retraksi interkostal pada saat anak menghirup nafas.Pemeriksaan dengan stetoskopmenunjukkan adanya wheezing(bunyi nafas mengi), fase inspirasi(penghirupan udara) dan ekspirasi(penghembusan udara) yang memanjang dan berkurangnya suara pernafasan.Rontgen leher bisa menunjukkan adanya penyempitan trakea.

PENGOBATAN

Jika penyakitnya ringan, anak tidak perlu dirawat di rumah sakit.Di rumah bisa digunakan humidifieruntuk melembabkan udara dan sebaiknya anak minum banyak cairan serta istirahat yang cukup.Jika penyakitnya berat, biasanya anak dirawat di rumah sakit dan mendapatkan oksigen tambahan. Untuk membantu pernafasannya bisa dipasang ventilator.Nebulizer ultrasonik bisa mengurangi jumlah lendir yang sampai ke saluran pernafasan bagian bawah dan mengurangi kekentalan lendir sehingga lebih mudah dikeluarkan melalui batuk.Bronkodilator (obat untuk melebarkan saluran pernafasan) bisa dihirup melalui nebulizer sehingga anak bernafas dengan lebih mudah.Sebagai pengobatan awal pada krup yang berat, diberikan kortikosteroid (tetapi hal ini masih bersifat kontroversial).Jika terjadi infeksi bakteri, diberikan antibiotik.

PENCEGAHAN

Untuk mencegah sesak napas, mengambil langkah yang sama yang Anda gunakan untuk mencegah pilek dan flu. Sering cuci tangan adalah paling penting. Juga menjaga anak Anda menjauh dari orang yang sedang sakit, dan mendorong anak Anda untuk batuk atau bersin ke siku nya.Untuk mencegah infeksi lebih-serius, tetap imunisasi anak Anda saat ini. The difteri, Haemophilus influenzae tipe b (Hib) dan vaksin campak memberikan perlindungan dari beberapa infeksi yang paling langka - tetapi paling berbahaya - bentuk infeksi saluran napas atas.Sumber : www.medicastore.com

25 Nov 2013

Celebral Parsy ( Kelumpuhan Otak Besar )

Cerebral Palsy

DEFINISI

Cerebral Palsy (CP, Kelumpuhan Otak Besar) adalah suatu keadaan yang ditandai dengan buruknya pengendalian otot, kekakuan, kelumpuhan dan gangguan fungsi saraf lainnya.CP bukan merupakan penyakit dan tidak bersifat progresif (semakin memburuk).Pada bayi dan bayi prematur, bagian otak yang mengendalikan pergerakan otot sangat rentan terhadap cederaCP terjadi pada 1-2 dari 1.000 bayi, tetapi 10 kali lebih sering ditemukan pada bayi prematur dan lebih sering ditemukan pada bayi yang sangat kecil.

PENYEBAB

CP bisa disebabkan oleh cedera otak yang terjadi pada saat:Bayi masih berada dalam kandunganProses persalinan berlangsungBayi baru lahirAnak berumur kurang dari 5 tahun.Tetapi kebanyakkan penyebabnya tidak diketahui. 10-15% kasus terjadi akibat cedera lahir dan berkurangnya aliran darah ke otak sebelum, selama dan segera setelah bayi lahir. Bayi prematur sangat rentan terhadap CP, kemungkinan karena pembuluh darah ke otak belum berkembang secara sempurna dan mudah mengalami perdarahan atau karena tidak dapat mengalirkan oksigen dalam jumlah yang memadai ke otak. Cedera otak bisa disebabkan oleh:Kadar bilirubin yang tinggi di dalam darah (sering ditemukan pada bayi baru lahir), bisa menyebabkankernikterus dan kerusakan otakPenyakit berat pada tahun pertama kehidupan bayi (misalnyaensefalitis, meningitis, sepsis, trauma dan dehidrasi berat)Cedera kepala karena hematom subduralCedera pembuluh darah.

GEJALA

Gejala biasanya timbul sebelum anak berumur 2 tahun dan pada kasus yang berat, bisa muncul pada saat anak berumur 3 bulan.Gejalanya bervariasi, mulai dari kejanggalan yang tidak tampak nyata sampai kekakuan yang berat, yang menyebabkan perubahan bentuk lengan dan tungkai sehingga anak harus memakai kursi roda.CP dibagi menjadi 4 kelompok:Tipe Spastik (50% dari semua kasus CP), otot-otot menjadi kaku dan lemah. Kekakuan yang terjadi bisa berupa:Kuadriplegia (kedua lengan dan kedua tungkai)Diplegia (kedua tungkai)Hemiplegia (lengan dan tungkai pada satu sisi tubuh)Tipe Diskinetik (Koreoatetoid, 20% dari semua kasus CP), otot lengan, tungkai dan badan secara spontan bergerak perlahan, menggeliat dan tak terkendali; tetapi bisa juga timbul gerakan yang kasar dan mengejang. Luapan emosi menyebabkan keadaan semakin memburuk, gerakan akan menghilang jika anak tidurTipe Ataksik, (10% dari semua kasus CP), terdiri dari tremor, langkah yang goyah dengan kedua tungkai terpisah jauh, gangguan koordinasi dan gerakan abnormal.Tipe Campuran (20% dari semua kasus CP), merupakan gabungan dari 2 jenis diatas, yang sering ditemukan adalah gabungan dari tipe spastik dan koreoatetoid.Gejala lain yang juga bisa ditemukan pada CP:Kecerdasan di bawah normalKeterbelakangan mentalKejang/epilepsi (terutama pada tipe spastik)Gangguan menghisap atau makanPernafasan yang tidak teraturGangguan perkembangan kemampuan motorik (misalnya menggapai sesuatu, duduk, berguling, merangkak, berjalan)Gangguan berbicara (disartria)Gangguan penglihatanGangguan pendengaranKontraktur persendianGerakan menjadi terbatas.

DIAGNOSA

Pada pemeriksaan akan ditemukan tertundanya perkembangan kemampuan motorik.Refleks infantil (misalnya menghisap dan terkejut) tetap ada meskipun seharusnya sudah menghilang.Tremor otot atau kekakuan tampak dengan jelas, dan anak cenderung melipat lengannya ke arah samping, tungkainya bergerak seperti gunting atau gerakan abnormal lainnya.Berbagai pemeriksaan laboratorium bisa dilakukan untuk menyingkirkan penyebab lainnya:MRI kepala menunjukkan adanya kelainan struktur maupun kelainan bawaanCT scan kepala menunjukkan adanya kelainan struktur maupun kelainan bawaanPemeriksaan pendengaran (untuk menentukan status fungsi pendengaran)Pemeriksaan penglihatan (untuk menentukan status fungsi penglihatan)EEGBiopsi otot.

PENGOBATAN

CP tidak dapat disembuhkan dan merupakan kelainan yang berlangsung seumur hidup. Tetapi banyak hal yang dapat dilakukan agar anak bisa hidup semandiri mungkin. Pengobatan yang dilakukan biasanya tergantung kepada gejala dan bisa berupa:Terapi fisikBraces (penyangga)Kaca mataAlat bantu dengarPendidikan dan sekolah khususObat anti-kejangObat pengendur otot (untuk mengurangi tremor dan kekakuan)Terapi okupasionalBedah ortopedikTerapi wicara bisa memperjelas pembicaraan anak dan membantu mengatasi masalah makanPerawatan (untuk kasus yang berat). Jika tidak terdapat gangguan fisik dan kecerdasan yang berat, banyak anak dengan CP yang tumbuh secara normal dan masuk ke sekolah biasa.Anak lainnya memerlukan terapi fisik yang luas, pendidikan khusus dan selalu memerlukan bantuan dalam menjalani aktivitasnya sehari-hari.Pada beberapa kasus, untuk membebaskan kontraktur persendian yang semakin memburuk akibat kekakuan otot, mungkin perlu dilakukan pembedahan.Pembedahan juga perlu dilakukan untuk memasang selang makanan dan untuk mengendalikan refluks gastroesofageal.

PROGNOSIS

Prognosis biasanya tergantung kepada jenis dan beratnya CP.Lebih dari 90% anak dengan CP bisa bertahan hidup sampai dewasa.

PENCEGAHAN

Sebagian besar kasus cerebral palsy tidak dapat dicegah, meskipun dengan upaya terbaik orangtua dan dokter. Tapi, jika Anda hamil, Anda dapat mengambil langkah-langkah ini untuk tetap sehat dan meminimalkan kemungkinan komplikasi kehamilan:Pastikan Anda diimunisasi. Imunisasi terhadap penyakit-penyakit seperti rubella dapat mencegah infeksi yang dapat menyebabkan kerusakan otak janin.Jaga dirimu. Semakin sehat Anda menuju kehamilan, semakin kecil kemungkinan Anda akan mengalami infeksi yang dapat mengakibatkan cerebral palsy.Carilah perawatan awal dan berkesinambungan pralahir. Rutin melakukan kunjungan ke dokter Anda selama kehamilan adalah cara yang baik untuk mengurangi risiko kesehatan untuk Anda dan bayi yang belum lahir. Periksa ke dokter Anda secara teratur dapat membantu mencegah kelahiran prematur, berat lahir rendah dan infeksi.Sumber : www.medicastore.com

Cerebral Palsy


DEFINISI


Cerebral Palsy (CP, Kelumpuhan Otak Besar) adalah suatu keadaan yang ditandai dengan buruknya pengendalian otot, kekakuan, kelumpuhan dan gangguan fungsi saraf lainnya.CP bukan merupakan penyakit dan tidak bersifat progresif (semakin memburuk).Pada bayi dan bayi prematur, bagian otak yang mengendalikan pergerakan otot sangat rentan terhadap cederaCP terjadi pada 1-2 dari 1.000 bayi, tetapi 10 kali lebih sering ditemukan pada bayi prematur dan lebih sering ditemukan pada bayi yang sangat kecil.


PENYEBAB


CP bisa disebabkan oleh cedera otak yang terjadi pada saat:Bayi masih berada dalam kandunganProses persalinan berlangsungBayi baru lahirAnak berumur kurang dari 5 tahun.Tetapi kebanyakkan penyebabnya tidak diketahui. 10-15% kasus terjadi akibat cedera lahir dan berkurangnya aliran darah ke otak sebelum, selama dan segera setelah bayi lahir. Bayi prematur sangat rentan terhadap CP, kemungkinan karena pembuluh darah ke otak belum berkembang secara sempurna dan mudah mengalami perdarahan atau karena tidak dapat mengalirkan oksigen dalam jumlah yang memadai ke otak. Cedera otak bisa disebabkan oleh:Kadar bilirubin yang tinggi di dalam darah (sering ditemukan pada bayi baru lahir), bisa menyebabkankernikterus dan kerusakan otakPenyakit berat pada tahun pertama kehidupan bayi (misalnyaensefalitis, meningitis, sepsis, trauma dan dehidrasi berat)Cedera kepala karena hematom subduralCedera pembuluh darah.


GEJALA


Gejala biasanya timbul sebelum anak berumur 2 tahun dan pada kasus yang berat, bisa muncul pada saat anak berumur 3 bulan.Gejalanya bervariasi, mulai dari kejanggalan yang tidak tampak nyata sampai kekakuan yang berat, yang menyebabkan perubahan bentuk lengan dan tungkai sehingga anak harus memakai kursi roda.CP dibagi menjadi 4 kelompok:Tipe Spastik (50% dari semua kasus CP), otot-otot menjadi kaku dan lemah. Kekakuan yang terjadi bisa berupa:Kuadriplegia (kedua lengan dan kedua tungkai)Diplegia (kedua tungkai)Hemiplegia (lengan dan tungkai pada satu sisi tubuh)Tipe Diskinetik (Koreoatetoid, 20% dari semua kasus CP), otot lengan, tungkai dan badan secara spontan bergerak perlahan, menggeliat dan tak terkendali; tetapi bisa juga timbul gerakan yang kasar dan mengejang. Luapan emosi menyebabkan keadaan semakin memburuk, gerakan akan menghilang jika anak tidurTipe Ataksik, (10% dari semua kasus CP), terdiri dari tremor, langkah yang goyah dengan kedua tungkai terpisah jauh, gangguan koordinasi dan gerakan abnormal.Tipe Campuran (20% dari semua kasus CP), merupakan gabungan dari 2 jenis diatas, yang sering ditemukan adalah gabungan dari tipe spastik dan koreoatetoid.Gejala lain yang juga bisa ditemukan pada CP:Kecerdasan di bawah normalKeterbelakangan mentalKejang/epilepsi (terutama pada tipe spastik)Gangguan menghisap atau makanPernafasan yang tidak teraturGangguan perkembangan kemampuan motorik (misalnya menggapai sesuatu, duduk, berguling, merangkak, berjalan)Gangguan berbicara (disartria)Gangguan penglihatanGangguan pendengaranKontraktur persendianGerakan menjadi terbatas.


DIAGNOSA


Pada pemeriksaan akan ditemukan tertundanya perkembangan kemampuan motorik.Refleks infantil (misalnya menghisap dan terkejut) tetap ada meskipun seharusnya sudah menghilang.Tremor otot atau kekakuan tampak dengan jelas, dan anak cenderung melipat lengannya ke arah samping, tungkainya bergerak seperti gunting atau gerakan abnormal lainnya.Berbagai pemeriksaan laboratorium bisa dilakukan untuk menyingkirkan penyebab lainnya:MRI kepala menunjukkan adanya kelainan struktur maupun kelainan bawaanCT scan kepala menunjukkan adanya kelainan struktur maupun kelainan bawaanPemeriksaan pendengaran (untuk menentukan status fungsi pendengaran)Pemeriksaan penglihatan (untuk menentukan status fungsi penglihatan)EEGBiopsi otot.


PENGOBATAN


CP tidak dapat disembuhkan dan merupakan kelainan yang berlangsung seumur hidup. Tetapi banyak hal yang dapat dilakukan agar anak bisa hidup semandiri mungkin. Pengobatan yang dilakukan biasanya tergantung kepada gejala dan bisa berupa:Terapi fisikBraces (penyangga)Kaca mataAlat bantu dengarPendidikan dan sekolah khususObat anti-kejangObat pengendur otot (untuk mengurangi tremor dan kekakuan)Terapi okupasionalBedah ortopedikTerapi wicara bisa memperjelas pembicaraan anak dan membantu mengatasi masalah makanPerawatan (untuk kasus yang berat). Jika tidak terdapat gangguan fisik dan kecerdasan yang berat, banyak anak dengan CP yang tumbuh secara normal dan masuk ke sekolah biasa.Anak lainnya memerlukan terapi fisik yang luas, pendidikan khusus dan selalu memerlukan bantuan dalam menjalani aktivitasnya sehari-hari.Pada beberapa kasus, untuk membebaskan kontraktur persendian yang semakin memburuk akibat kekakuan otot, mungkin perlu dilakukan pembedahan.Pembedahan juga perlu dilakukan untuk memasang selang makanan dan untuk mengendalikan refluks gastroesofageal.


PROGNOSIS


Prognosis biasanya tergantung kepada jenis dan beratnya CP.Lebih dari 90% anak dengan CP bisa bertahan hidup sampai dewasa.


PENCEGAHAN


Sebagian besar kasus cerebral palsy tidak dapat dicegah, meskipun dengan upaya terbaik orangtua dan dokter. Tapi, jika Anda hamil, Anda dapat mengambil langkah-langkah ini untuk tetap sehat dan meminimalkan kemungkinan komplikasi kehamilan:Pastikan Anda diimunisasi. Imunisasi terhadap penyakit-penyakit seperti rubella dapat mencegah infeksi yang dapat menyebabkan kerusakan otak janin.Jaga dirimu. Semakin sehat Anda menuju kehamilan, semakin kecil kemungkinan Anda akan mengalami infeksi yang dapat mengakibatkan cerebral palsy.Carilah perawatan awal dan berkesinambungan pralahir. Rutin melakukan kunjungan ke dokter Anda selama kehamilan adalah cara yang baik untuk mengurangi risiko kesehatan untuk Anda dan bayi yang belum lahir. Periksa ke dokter Anda secara teratur dapat membantu mencegah kelahiran prematur, berat lahir rendah dan infeksi.Sumber : www.medicastore.com

Cerebral Palsy

DEFINISI

Cerebral Palsy (CP, Kelumpuhan Otak Besar) adalah suatu keadaan yang ditandai dengan buruknya pengendalian otot, kekakuan, kelumpuhan dan gangguan fungsi saraf lainnya.CP bukan merupakan penyakit dan tidak bersifat progresif (semakin memburuk).Pada bayi dan bayi prematur, bagian otak yang mengendalikan pergerakan otot sangat rentan terhadap cederaCP terjadi pada 1-2 dari 1.000 bayi, tetapi 10 kali lebih sering ditemukan pada bayi prematur dan lebih sering ditemukan pada bayi yang sangat kecil.

PENYEBAB

CP bisa disebabkan oleh cedera otak yang terjadi pada saat:Bayi masih berada dalam kandunganProses persalinan berlangsungBayi baru lahirAnak berumur kurang dari 5 tahun.Tetapi kebanyakkan penyebabnya tidak diketahui. 10-15% kasus terjadi akibat cedera lahir dan berkurangnya aliran darah ke otak sebelum, selama dan segera setelah bayi lahir. Bayi prematur sangat rentan terhadap CP, kemungkinan karena pembuluh darah ke otak belum berkembang secara sempurna dan mudah mengalami perdarahan atau karena tidak dapat mengalirkan oksigen dalam jumlah yang memadai ke otak. Cedera otak bisa disebabkan oleh:Kadar bilirubin yang tinggi di dalam darah (sering ditemukan pada bayi baru lahir), bisa menyebabkankernikterus dan kerusakan otakPenyakit berat pada tahun pertama kehidupan bayi (misalnyaensefalitis, meningitis, sepsis, trauma dan dehidrasi berat)Cedera kepala karena hematom subduralCedera pembuluh darah.

GEJALA

Gejala biasanya timbul sebelum anak berumur 2 tahun dan pada kasus yang berat, bisa muncul pada saat anak berumur 3 bulan.Gejalanya bervariasi, mulai dari kejanggalan yang tidak tampak nyata sampai kekakuan yang berat, yang menyebabkan perubahan bentuk lengan dan tungkai sehingga anak harus memakai kursi roda.CP dibagi menjadi 4 kelompok:Tipe Spastik (50% dari semua kasus CP), otot-otot menjadi kaku dan lemah. Kekakuan yang terjadi bisa berupa:Kuadriplegia (kedua lengan dan kedua tungkai)Diplegia (kedua tungkai)Hemiplegia (lengan dan tungkai pada satu sisi tubuh)Tipe Diskinetik (Koreoatetoid, 20% dari semua kasus CP), otot lengan, tungkai dan badan secara spontan bergerak perlahan, menggeliat dan tak terkendali; tetapi bisa juga timbul gerakan yang kasar dan mengejang. Luapan emosi menyebabkan keadaan semakin memburuk, gerakan akan menghilang jika anak tidurTipe Ataksik, (10% dari semua kasus CP), terdiri dari tremor, langkah yang goyah dengan kedua tungkai terpisah jauh, gangguan koordinasi dan gerakan abnormal.Tipe Campuran (20% dari semua kasus CP), merupakan gabungan dari 2 jenis diatas, yang sering ditemukan adalah gabungan dari tipe spastik dan koreoatetoid.Gejala lain yang juga bisa ditemukan pada CP:Kecerdasan di bawah normalKeterbelakangan mentalKejang/epilepsi (terutama pada tipe spastik)Gangguan menghisap atau makanPernafasan yang tidak teraturGangguan perkembangan kemampuan motorik (misalnya menggapai sesuatu, duduk, berguling, merangkak, berjalan)Gangguan berbicara (disartria)Gangguan penglihatanGangguan pendengaranKontraktur persendianGerakan menjadi terbatas.

DIAGNOSA

Pada pemeriksaan akan ditemukan tertundanya perkembangan kemampuan motorik.Refleks infantil (misalnya menghisap dan terkejut) tetap ada meskipun seharusnya sudah menghilang.Tremor otot atau kekakuan tampak dengan jelas, dan anak cenderung melipat lengannya ke arah samping, tungkainya bergerak seperti gunting atau gerakan abnormal lainnya.Berbagai pemeriksaan laboratorium bisa dilakukan untuk menyingkirkan penyebab lainnya:MRI kepala menunjukkan adanya kelainan struktur maupun kelainan bawaanCT scan kepala menunjukkan adanya kelainan struktur maupun kelainan bawaanPemeriksaan pendengaran (untuk menentukan status fungsi pendengaran)Pemeriksaan penglihatan (untuk menentukan status fungsi penglihatan)EEGBiopsi otot.

PENGOBATAN

CP tidak dapat disembuhkan dan merupakan kelainan yang berlangsung seumur hidup. Tetapi banyak hal yang dapat dilakukan agar anak bisa hidup semandiri mungkin. Pengobatan yang dilakukan biasanya tergantung kepada gejala dan bisa berupa:Terapi fisikBraces (penyangga)Kaca mataAlat bantu dengarPendidikan dan sekolah khususObat anti-kejangObat pengendur otot (untuk mengurangi tremor dan kekakuan)Terapi okupasionalBedah ortopedikTerapi wicara bisa memperjelas pembicaraan anak dan membantu mengatasi masalah makanPerawatan (untuk kasus yang berat). Jika tidak terdapat gangguan fisik dan kecerdasan yang berat, banyak anak dengan CP yang tumbuh secara normal dan masuk ke sekolah biasa.Anak lainnya memerlukan terapi fisik yang luas, pendidikan khusus dan selalu memerlukan bantuan dalam menjalani aktivitasnya sehari-hari.Pada beberapa kasus, untuk membebaskan kontraktur persendian yang semakin memburuk akibat kekakuan otot, mungkin perlu dilakukan pembedahan.Pembedahan juga perlu dilakukan untuk memasang selang makanan dan untuk mengendalikan refluks gastroesofageal.

PROGNOSIS

Prognosis biasanya tergantung kepada jenis dan beratnya CP.Lebih dari 90% anak dengan CP bisa bertahan hidup sampai dewasa.

PENCEGAHAN

Sebagian besar kasus cerebral palsy tidak dapat dicegah, meskipun dengan upaya terbaik orangtua dan dokter. Tapi, jika Anda hamil, Anda dapat mengambil langkah-langkah ini untuk tetap sehat dan meminimalkan kemungkinan komplikasi kehamilan:Pastikan Anda diimunisasi. Imunisasi terhadap penyakit-penyakit seperti rubella dapat mencegah infeksi yang dapat menyebabkan kerusakan otak janin.Jaga dirimu. Semakin sehat Anda menuju kehamilan, semakin kecil kemungkinan Anda akan mengalami infeksi yang dapat mengakibatkan cerebral palsy.Carilah perawatan awal dan berkesinambungan pralahir. Rutin melakukan kunjungan ke dokter Anda selama kehamilan adalah cara yang baik untuk mengurangi risiko kesehatan untuk Anda dan bayi yang belum lahir. Periksa ke dokter Anda secara teratur dapat membantu mencegah kelahiran prematur, berat lahir rendah dan infeksi.Sumber : www.medicastore.com

Bronkiolitis

Bronkiolitis

 

DEFINISI

Bronkiolitis adalah suatu peradangan pada bronkiolus(saluran udara yang merupakan percabangan dari saluran udara utama), yang biasanya disebabkan oleh infeksi virus.Bronkiolitis biasanya menyerang anak yang berumur di bawah 2 tahun.

PENYEBAB

Penyebabnya adalah RSV(respiratory syncytial virus). Virus lainnya yang menyebabkan bronkiolitis adalah parainfluenza,influenza dan adenovirus.Virus ditularkan melalui percikan ludah.Meskipun pada orang dewasa RSV hanya menyebabkan gejala yang ringan, tetapi pada bayi bisa menyebabkan penyakit yang berat.Faktor resiko terjadinya bronkiolitis:Usia kurang dari 6 bulanTidak pernah mendapatkan ASIPrematurMenghirup asap rokok.

GEJALA

Gejalanya berupa:- batuk- wheezing (bunyi nafas mengi)- sesak nafas atau gangguan pernafasan- sianosis (warna kulit kebiruan karena kekurangan oksigen)- takipneu (pernafasan yang cepat)- retraksi interkostal (otot di sela iga tertarik ke dalam karena bayi berusaha keras untuk bernafas)- pernafasan cuping hidung (cuping hidung kembang kempis)- demam (pada bayi yang lebih muda, demam lebih jarang terjadi).

DIAGNOSA

Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.Pada pemeriksan dengan stetoskopterdengar wheezing dan ronki.Pemeriksaan lainnya adalah rontgen dada dan analisa gas darah.

PENGOBATAN

Kadang tidak perlu diberikan pengobatan khusus. Terapi suportif terdiri dari- Pemberian oksigen- Udara yang lembab,- Drainase postural atau menepuk dada untuk mengeluarkan lendir- Istirahat yang cukup- Pemberian cairan.Kadang bayi menjadi lelah dan mengalami serangan apneu (henti nafas). Jika hal ini terjadi, dilakukanintubasi dan pemasangan ventilator.Pada bayi yang sangat muda dan sakit berat, kadang diberikan obat anti-virus Ribavirin. Obat ini dapat mengurangi beratnya penyakit dan agar efektif harus diberikan pada awal penyakit.

PROGNOSIS

Setelah 1 minggu, biasanya infeksi akan mereda dan gangguan pernafasan akan membaik pada hari ketiga.Angka kematian kurang dari 1%.Masa paling kritis adalah 48-72 jam pertama.Jarang terjadi bronkiolitis ulang,

PENCEGAHAN

Beberapa tindakan pencegahan pada bronkiolitis:Jangan membawa bayi berumur kurang dari 3 bulan ke tempat umum, terutama jika banyak anak-anakPenderita infeksi saluran pernafasan harus mencuci tangan atau menggunakan masker jika berdekatan dengan bayi.Sumber : www.medicastore.com

Bronkiolitis


DEFINISI


Bronkiolitis adalah suatu peradangan pada bronkiolus(saluran udara yang merupakan percabangan dari saluran udara utama), yang biasanya disebabkan oleh infeksi virus.Bronkiolitis biasanya menyerang anak yang berumur di bawah 2 tahun.


PENYEBAB


Penyebabnya adalah RSV(respiratory syncytial virus). Virus lainnya yang menyebabkan bronkiolitis adalah parainfluenza,influenza dan adenovirus.Virus ditularkan melalui percikan ludah.Meskipun pada orang dewasa RSV hanya menyebabkan gejala yang ringan, tetapi pada bayi bisa menyebabkan penyakit yang berat.Faktor resiko terjadinya bronkiolitis:Usia kurang dari 6 bulanTidak pernah mendapatkan ASIPrematurMenghirup asap rokok.


GEJALA


Gejalanya berupa:- batuk- wheezing (bunyi nafas mengi)- sesak nafas atau gangguan pernafasan- sianosis (warna kulit kebiruan karena kekurangan oksigen)- takipneu (pernafasan yang cepat)- retraksi interkostal (otot di sela iga tertarik ke dalam karena bayi berusaha keras untuk bernafas)- pernafasan cuping hidung (cuping hidung kembang kempis)- demam (pada bayi yang lebih muda, demam lebih jarang terjadi).


DIAGNOSA


Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.Pada pemeriksan dengan stetoskopterdengar wheezing dan ronki.Pemeriksaan lainnya adalah rontgen dada dan analisa gas darah.


PENGOBATAN


Kadang tidak perlu diberikan pengobatan khusus. Terapi suportif terdiri dari- Pemberian oksigen- Udara yang lembab,- Drainase postural atau menepuk dada untuk mengeluarkan lendir- Istirahat yang cukup- Pemberian cairan.Kadang bayi menjadi lelah dan mengalami serangan apneu (henti nafas). Jika hal ini terjadi, dilakukanintubasi dan pemasangan ventilator.Pada bayi yang sangat muda dan sakit berat, kadang diberikan obat anti-virus Ribavirin. Obat ini dapat mengurangi beratnya penyakit dan agar efektif harus diberikan pada awal penyakit.


PROGNOSIS


Setelah 1 minggu, biasanya infeksi akan mereda dan gangguan pernafasan akan membaik pada hari ketiga.Angka kematian kurang dari 1%.Masa paling kritis adalah 48-72 jam pertama.Jarang terjadi bronkiolitis ulang,


PENCEGAHAN


Beberapa tindakan pencegahan pada bronkiolitis:Jangan membawa bayi berumur kurang dari 3 bulan ke tempat umum, terutama jika banyak anak-anakPenderita infeksi saluran pernafasan harus mencuci tangan atau menggunakan masker jika berdekatan dengan bayi.Sumber : www.medicastore.com

Bronkiolitis

 

DEFINISI

Bronkiolitis adalah suatu peradangan pada bronkiolus(saluran udara yang merupakan percabangan dari saluran udara utama), yang biasanya disebabkan oleh infeksi virus.Bronkiolitis biasanya menyerang anak yang berumur di bawah 2 tahun.

PENYEBAB

Penyebabnya adalah RSV(respiratory syncytial virus). Virus lainnya yang menyebabkan bronkiolitis adalah parainfluenza,influenza dan adenovirus.Virus ditularkan melalui percikan ludah.Meskipun pada orang dewasa RSV hanya menyebabkan gejala yang ringan, tetapi pada bayi bisa menyebabkan penyakit yang berat.Faktor resiko terjadinya bronkiolitis:Usia kurang dari 6 bulanTidak pernah mendapatkan ASIPrematurMenghirup asap rokok.

GEJALA

Gejalanya berupa:- batuk- wheezing (bunyi nafas mengi)- sesak nafas atau gangguan pernafasan- sianosis (warna kulit kebiruan karena kekurangan oksigen)- takipneu (pernafasan yang cepat)- retraksi interkostal (otot di sela iga tertarik ke dalam karena bayi berusaha keras untuk bernafas)- pernafasan cuping hidung (cuping hidung kembang kempis)- demam (pada bayi yang lebih muda, demam lebih jarang terjadi).

DIAGNOSA

Diagnosis ditegakkan berdasarkan gejala dan hasil pemeriksaan fisik.Pada pemeriksan dengan stetoskopterdengar wheezing dan ronki.Pemeriksaan lainnya adalah rontgen dada dan analisa gas darah.

PENGOBATAN

Kadang tidak perlu diberikan pengobatan khusus. Terapi suportif terdiri dari- Pemberian oksigen- Udara yang lembab,- Drainase postural atau menepuk dada untuk mengeluarkan lendir- Istirahat yang cukup- Pemberian cairan.Kadang bayi menjadi lelah dan mengalami serangan apneu (henti nafas). Jika hal ini terjadi, dilakukanintubasi dan pemasangan ventilator.Pada bayi yang sangat muda dan sakit berat, kadang diberikan obat anti-virus Ribavirin. Obat ini dapat mengurangi beratnya penyakit dan agar efektif harus diberikan pada awal penyakit.

PROGNOSIS

Setelah 1 minggu, biasanya infeksi akan mereda dan gangguan pernafasan akan membaik pada hari ketiga.Angka kematian kurang dari 1%.Masa paling kritis adalah 48-72 jam pertama.Jarang terjadi bronkiolitis ulang,

PENCEGAHAN

Beberapa tindakan pencegahan pada bronkiolitis:Jangan membawa bayi berumur kurang dari 3 bulan ke tempat umum, terutama jika banyak anak-anakPenderita infeksi saluran pernafasan harus mencuci tangan atau menggunakan masker jika berdekatan dengan bayi.Sumber : www.medicastore.com